Butuh Uluran Tangan | Anak Pasangan Tunanetra Ini Terancam Buta Mata

Gadis Kecil Pasangan Tuna Netra Butuh Bantuan
MEDAN | Pasangan tunanetra bernama Indrayadi dan Nuraisah membutuhkan uluran tangan. Anak kedua mereka yang masih belia kini terancam buta mata akibat menderita congenital glucoma (Glukoma ganas).

Jihan Maira Hadisti namanya. Masih berusia 7 tahun, duduk di bangku Sekolah Dasar. Oleh dokter ‘divonis’ menderita glukoma ganas di pertengahan bulan Agustus lalu. Dokter menyarankan harus secepatnya dioperasi. Jika dibiarkan lebih lama akan berdampak kebutaan permanen sebagaimana orangtuanya.

Glukoma ini penyebab kedua kebutaan terbesar di dunia. Berbeda dengan katarak yang hilangnya penglihatan dapat dipulihkan dengan operasi, kebutaan akibat glukoma bersifat permanen, tidak dapat lagi disembuhkan. Karena itu menjadi sangat penting untuk mendeteksi penyakit ini sedini mungkin. Semakin kecil usia penderita, penanganan glukoma semakin sulit.

Alternatif yang diberikan dokter kepadanya hanya operasi dan itu pun di India. Sebab hanya di negara tersebut yang mempunyai rumah sakit mata glukoma dan dokter spesialis glukoma. Biaya yang dibutuhkan untuk mengoperasi Jihan di India sebesar Rp 169 juta.

Mendengar hal tersebut membuat Indrayadi yang berprofesi sebagai tukang pijat tuna netra terpaksa menunda operasi karena keterbatasan ekonomi. “Saya hanya mengharapkan uluran tangan dermawan agar putri bungsunya sehat dan terhindar dari kebutaan permanen. Agar ia bisa melanjutkan cita-cita dan menjadi orang yang berguna bagi bangsa,” harap warga Jalan Multatuli Lingkungan I No.7A Kel. Hamdan Kecamatan Medan Maimun itu.

“Kami sudah mencoba berobat dengan menggunakan layanan BPJS, namun obat yang digunakan anak saya tidak ada tersedia di BPJS tersebut,” ujarnya.

Pihak keluarga berharap ada bantuan dermawan dalam membantu biaya pengoperasian anak saya di India. “Kalau bisa, kami tidak ingin anak kami buta seperti orangtuanya,” kata Nuraisah sedih. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *