Dewan: Infrastruktur Jalinsum Buruk

MEDAN | Kondisi buruknya infrastruktur jalan di berbagai daerah Sumut masih menjadi momok yang meresahkan. Bahkan, pemerintah terkesan tidak mempedulikannya.

Demikian sorotan Anggota DPRD Sumut, Ir Darwin Lubis, Senin (9/11/2015), menyikapi buruknya infrastruktur jalan di berbagai daerah Sumut.

“Jika memang Pemprov tidak mampu lagi mengatasi kerusakan jalan, maka sebaiknya diusulkan saja ke pemerintah pusat, agar dijadikan jalan nasional. Sebab kadang-kadang jalan tersebut menjadi urat nadi arus transportasi bagi rakyat umumnya,” katanya.

Sementara informasi dari Komisi D DPRD Sumut disebutklan ada laporan dari wilayah Jalinsum Palas – Rohul, tepatnya di Desa Parmainan Kecamatan Huragi.

Bertahun-tahun kondisi jalan di daerah rusak berat dan berlubang, sehingga seperti kubangan kerbau di musim penghujan.

Warga sudah resah dengan kondisi jalan yang buruk dan sudah banyak menimbulkan kecelakaan. Sejumlah titik ruas di badan jalinsum (jalan lintas Sumatera) berlubang yang melintasi sejumlah daerah kecamatan di Kabupaten Palas digenangi sisa air hujan yang turun, sehingga kondisi badan jalan yang berlubang itu membentuk kolam tak ubahnya bak kubangan kerbau.

Dilaporkan, sedikitnya ada 19 titik kubangan kerbau yang terbentuk di sepanjang jalinsum Palas, mulai dari perbatasan dengan Kabupaten Rohul, Riau di Desa Sungai Korang, Kecamatan Huragi hingga ke ibukota Kabupaten Palas, di Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun.

Titik-titik genangan air yang dirasa cukup lebar dirasakan di Desa Sungai Korang, Pasar Panyabungan, sepanjang jalan di sekitar PKS PT PHS/PHG Group Desa Mananti hingga di depan Ponpes Al Khoir dan dekat SPBU Mananti, Simpang Aliaga, di Desa Parmainan, dekat Simpang PTPN IV Sosa II, jembatan dan tanjakan di Desa Aek Tinga. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *