Jalan Gaharu Persimpangan Jalan Karantina Hancur Lebur

MEDAN | Sejumlah ruas jalan di Kota Medan tak elok dilihat. Apalagi dirasakan ketika melintasinya. Kerusakan badan jalan akibat penggalian pipa sarana air limbah menyebabkan sejumlah ruas tampak hancur lebur.

KEPALA BARESKRIMDominan kerusakan jalan terpantau di dua kecamatan, yakni Medan Timur dan Medan Perjuangan, Kota Medan. Banyak proyek penggalian jalan di kecamatan tersebut. Bahkan imbasnya terkadang menyebabkan kemacatan panjang yang cukup meresahkan pengguna jalan.

Ironisnya lagi, jalan yang sudah rampung digali untuk pemasangan saluran air limbah, tak dibenahi lagi. Seyogianya ditinggalkan begitu saja tanpa memperbaikinya sedia kalanya jalan tersebut sebelum ‘dirusak paksa’.

Seperti pantauan bareskrim.com, Senin (9/11/2015), di sepanjang Jalan Gaharu persimpangan Jalan Karantina Kelurahan Gaharu Kecamatan Medan Timur, pengguna jalan nampaknya ogah melintasinya. Sebab, lubang jalannya begitu dalam mirip kubangan kerbau.

jalan bambu-gaharuKendati demikian, pengguna jalan juga terpaksa melintasinya. Sebab, lintasan tersebut merupakan jalan alternatif jika ingin ke Kampus UMSU (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara). Selain itu, juga jalan alternatif menuju Jalan Krakatau dan Kolonel Yos Sudarso Medan jika melintas dari arah Jalan Gaharu.

Apalagi saat ini Kota Medan memasuki musim penghujan. Jalan Gaharu kerap banjir. Lubang yang mengangak mencari korban dipastikan akan tertutup genangan air. Jangan sampai jatuh korban akibat hancur leburnya Jalan Gaharu ini.

Pengguna jalan berharap, pemerintah tak tutup mata dalam persoalan rusaknya infrastruktur tersebut. “Pemko Medan harus segera menyikapinya dengan memperbaikinya,” ujar Afik, salah seorang warga. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *