Fakta Baru | Tandatangan Saksi Dipalsukan PT Karimun Aromatic

LANGKAT | Kasus sengketa lahan di Pangkalan Siata Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat yang melibatkan PT Karimun Aromatic Co Ltd dengan petani setempat, belum lah tuntas.

KEPALA BARESKRIMBahkan, kini menguak fakta baru hasil investigasi tim bareskrim.com atas sengketa lahan tersebut. Media Online ini berhasil mewawancarai saksi hidup yang mengetahui seluk beluk akar permasalahan dan asal usul tanah yang disengketakan antara PT Karimun Aromatic co Ltd.

Beliau adalah Ismail IB. Kepada tim Bareskrim.com, pria berusia 64 tahun itu, Rabu (18/11/2015), di kediamannya Desa Bukit Kubu Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat mengungkapkan, PT Karimun Aromatic co Ltd dalam kasus sengketa tanah ini sudah melakukan kecurangan besar yang diduga memalsukan dokumen dan tanda tangan dirinya.

Sambil menunjukan beberapa dokumen dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya untuk membadingkan antara tanda tangan yang asli dan palsu. Sekaligus menyakinkan bahwa tanda tangan di dokumen bukan tanda tangan beliau.

Menurut Ismail, dalam persidangan yang digelar pekan lalu, 4 November 2015, Ismail IB menjadi saksi untuk pihak tergugat (petani). “Hakim juga sudah meminta saya untuk membuat contoh tanda tangan saya diselembar kertas kosong sebanyak 3 kali. Inilah tanda tangan saya yang asli,” katanya sambil menunjuk KTP.

Dalam perkara hukum yang kini bergulir di Pengadilan Negeri Stabat, dirinya tidak berbohong, melainkan PT Karimun lah yang berbohong. Selain itu, beliau juga menjelaskan tidak pernah ada ganti rugi yang dilakukan oleh PT Eka Dura yang bergantinama PT Karimun co Ltd kepada dirinya.

“Bagaimana dokumen ganti rugi ini ada dipersidangan sebagai barang bukti lengkap yang dihadirkan PT Karimun bubuhan tanda tangan saya yang tenyata palsu,” ujarnya dengan nada keras dan membara.

Ismail berencana akan menuntut secara hukum PT Karimun Aromatic Co Ltd atas tuduhan pemalsuan dokumen dan tanda tangan diri. (wdm/adam/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *