Penamparan Polwan Bripda Herliana Langgar HAM dan Pidana

MEDAN | Penamparan hingga membuat opname seorang Polwan unit UPPA Polsek Medan Timur, Bripda Herliana Rizkya Harahap yang dilakukan Kanit Provost Medan Timur, Aiptu Rizal diduga atas perintah Kapolsek mendapat kritikan pedas dari pengamat hukum di Medan.

KEPALA BARESKRIMDirektur PUSPA Medan, Muslim Muis menganggap, perilaku tersebut merupakan pelanggaran Hak Azazi Manusia (HAM). “Ini sudah melanggar HAM, karena melarang seseorang untuk mendapat pendidikan yang telah dijamin UUD. Masa orang mau sekolah dan bolos dari sangsinya penamparan,” kata Muslim, Kamis (19/11/2015).

Menurut Muslim, apa yang dilakukan Kanit Provos atas perintah Kapolsek Medan Timur, Kompol Fransisca Munthe ini juga termasuk pelanggaran pindana. “Korban dapat melapor ke Proman untuk tindakan disiplin. Korban juga harus melapor ke Reskrim untuk tindakan pidananya,” jelasnya.

Tak hanya itu, mantan Direktur LBH Medan meminta kepada Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto untuk mengadili Kapolsek dan Kanit Provost tersebut. Guna mencari tahu penyebab terjadinya perbuatan yang tak terpuji oleh Kapolsek Medan Timur.

“Jika perlu keduanya dipecat, agar hal ini tidak terulang kembali. Ini dinilai sudah mencoreng citra institusi Polri,” pungkasnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *