Rumah Tenun Ulos Layak Jadi Icon Kota Medan

MEDAN | Kepala Perwailan Bank Indonesia Wilayah IX Sumut, Difi A Johansyah mengatakan, Kota Medan memiliki sejumlah icon yang khas, diantaranya Istana Maimun, Mesjid Raya, Tugu PDAM Tirtanadi, gedung Balaikota lama, rumah Tjong A Fie dan sejumlah bangunan bersejarah lainnya. Tetapi Rumah Tenun Ulos layak menambah icon Kota Medan.

KEPALA BARESKRIM“Meski banyak icon, kita terus berupaya menambah icon lain. Para wisatawan tidak akan bingung lagi mencari ulos di Kota Medan. Sehingga terlihat keragaman Sumatera Utara yang lain. Mari kita gali bersama icon-icon lain,” ajak Difi.

Difi juga berharap, manajemen Garuda Indonesia turut berperan aktif dalam upaya mengenalkan ulos ke dunia internasional. Salah satunya adalah dengan menggunakan motif ulos atau songket pada design pakaian pramugari.

“Penumpang tentu akan mengenal ulos karena dikenakan para pramugari,” harap Difi.

Pengelola Rumah Tenun Ulos, Robert Sianipar mengatakan, seluruh ulos yang dijual merupakan hasil tenunan perajin ulos tradisional.

“Kita berharap dengan adanya Rumah Tenun Ulos ini, tingkat perekonomian para perajin ulos tradisional meningkat,” harap Sianipar.

Rumah Tenun Ulos sendiri didominasi tiga warna utama yakni hitam, merah dan putih yang merupakan warna khas ulos Batak. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *