Belasan WN Malaysia dan Philipina Berdagang ‘Jimat Hemat’

MEDAN | Sekitar 14 orang warga negara asing (WNA) asal Malaysia dan Philipina yang menyalahi izin tinggal di Indonesia diamankan petugas Imigrasi Kelas 1 Khusus Medan.

KEPALA BARESKRIM“Dari 14 WNA tersebut, 13 orang berasal dari Malaysia dan 1 orang berasal dari Philipina,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan, Lilik Bambang, Jumat (11/12/2015), di Medan.

Menurutnya, terungkapnya WNA menyalahi izin tinggal, hasil dari pengembangannya yang dilakukan setelah menangkap satu orang sebelumnya.

Dari penangkapan tersebut petugas juga membongkar adanya usaha dagangan yang dilakukan oleh para WNA tersebut selama berada di Indonesia. Pelaku menjual kartu yang mereka sebut dengan Kartu Sakti yang memiliki berbagai manfaat. Total petugas menyita 31 lembar kartu sakti tersebut.

“Katanya kalau kartu itu ditempel di badan, maka akan sehat. Begitu juga kalau ditempel di mobil bisa jadi hemat dan kalau ditempel pada meteran listrik juga begitu,” ungkapnya.

Atas hal ini, pihak Imigrasi akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengecek kartu sakti itu. Kini, para WNA tersebut masih dalam pemeriksaan pihak imigrasi.

Akibat perbuatannya, mereka akan dikenakan pasal 122 Undang-undang nomor 6 tahun 2011 tentang keimigrasianan. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *