Begal Rampok Wartawati Dipenjara 2 Tahun 6 Bulan

MEDAN | Pelaku begal ini tertunduk lemas ketika divonis majelis hakim dengan hukuman dua tahun enam bulan.

KEPALA BARESKRIMKedua pelaku begal bernama Hendro Suwarno dan M Reza Aulia Lubis terbukti bersalah merampok seorang wartawati. Maka hakim menjatuhi hukuman masing-masing 2 tahun 6 bulan penjara.

Hukuman terhadap kedua terdakwa dijatuhkan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, (15/12/2015). Majelis hakim yang diketuai Mahyuddin menyatakan Hendro dan Reza telah melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan Pasal 365 (1) KUHP sebagaimana dakwaan primair.

“Menyatakan terdakwa Hendro Suwarno dan M Reza Aulia Lubis telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pencurian yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan,” kata Mahyuddin, ketua majelis hakim.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim lebih rendah dibanding tuntutan jaksa. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Taufik meminta agar kedua terdakwa dihukum masing-masing 3 tahun penjara. Menyikapi putusan hakim, JPU menyatakan menerima begitu pula kedua terdakwa.

Hendro dan Reza melakukan perampokan terhadap wartawati Harian Sinar Indonesia Baru (SIB), Dona Ester Hutagalung (39) di Jalan Pattimura Medan, (9/8/2015). Mereka merampas tas perempuan itu setelah menendang sepeda motornya hingga terjatuh.

Bukan hanya kehilangan tas berisi HP, uang tunai dan dokumen penting, Donna juga terluka cukup parah akibat kejadian itu. Dia bahkan sempat menjalani perawatan di RS Boloni, Medan.

Hendro merupakan residivis kasus serupa. Dia pernah diproses hukum setelah ditangkap petugas Polsek Medan Barat.

Sekeluar dari penjara, setidaknya sudah 12 kali beraksi di jalanan Kota Medan, seperti Jalan Sisingamangaraja, Jalan Gajah Mada, Jalan Pattimura, dan Jalan Adam Malik. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *