Pedagang Pajak USU Ngadu ke Polda Soal Perusakan

MEDAN | Puluhan wanita pedagang di seputaran pasar/pajak USU (Pajus), Selasa (29/12/2015), mendatangi gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut meminta polisi segera menangkap ER alias As yang dituduh telah melakukan pengrusakan dan menutup paksa sedikitnya 200 kios pedagang pajus.

KEPALA BARESKRIM“Kios kami ditutup paksa si ER alias As itu, sehingga kami tidak memperoleh penghasilan lagi, kami tak bisa membiayai keluarga kami,” kata mereka.

Mereka juga meminta Polda Sumut untuk menuntaskan kasus pengrusakan kios pedagang yang telah dilaporkan pengelola Pajus, Roy Parbi Ginting ke pihak kepolisian, sekira 6 bulan lalu. Akan tetapi sampai saat ini belum juga jelas penanganannya.

“Tuntaskan segera laporan pemalsuan dokumen yang dilakukan saudara ER alias As yang sudah lebih kurang 6 bulan tertahan,” teriak omak-omak pedagang.

Dikatakan seorang pedagang, pengrusakan kios dan intimidasi terhadap pedagang Pajus itu dilakukan oleh sejumlah orang yang merupakan anggota ER. Padahal, para pedagang Pajus sudah membayar iuran kepada oknum tertentu setiap harinya.

Sementara, tim kuasa hukum para pedagang Pajus, Firdaus Tarigan dari Forum Bantuan Hukum Indonesia (FBHI) meminta kepada Kapolresta Medan, untuk segera melimpahkan laporan pedagang Pajus ke Polda Sumut.

“Hari ini penyidik kepolisian melakukan gelar perkara, dan kami diminta hadir ke Polda Sumut,” ujar Firdaus.

Dia memohon kepada Kapolda Sumut untuk melakukan pengawalan kepada pedagang, agar bisa kembali membuka kiosnya di Pajus, termasuk melihat toko yang telah ditutup paksa oleh ER alias As dan anggotanya. (jul/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *