Senpi FN dan Laptop Kesdam Dicuri | Kampung Kubur Digrebek, Anak Kapten Dibekuk

MEDAN | Tim gabungan Satreskrim Polresta Medan, prajurit intel Kodim 0201/BS, Denintel Kodam I/BB dan Polsek Helvetia, menggerebek kampung narkoba di Jalan Airlangga/ Zainul Arifin, Jumat (7/1/2016).

KEPALA BARESKRIMPenggerebekan kampungnya narkoba dan perjudian ini sudah dilakukan aparat sudah sekian kalinya dan perdana untuk tahun 2016.

Penggerebekan ini terkait hilangnya 1 unit senjata api jenis FN dan 1 unit laptop yang berada di pos penjagaan Makesdam I/BB, Jalan Gaperta, Kecamatan Medan Helvetia, pada (1/1/2016).

Dalam penggerebekan itu, petugas menyita 19 unit mesin judi jackpot dan alat hisap sabu. “Penggerebekan ini merupakan pengembangan dari hilangnya senjata api dan laptop milik Kesdam I/BB,” kata Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono.

Dikatakan Aldi, pihak Polsek Helvetia sudah mengamankan pelaku pencurian senjata api dan laptop yang hilang di pos penjagaan itu.

“Senjata api sudah ditemukan. Sementara laptopnya masih kita cari. Pelaku menjual laptop di kampung kubur. Untuk senjata api pelaku diamankan petugas Polsek Helvetia dan telah diserahkan ke Denintel Kodam I/BB,” katanya.

Diungkapkannya, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kodam I/BB, Kodim 0201/BS dan BNNP Sumut untuk menduduki kampung kubur, guna membersihkan kampung ini dari peredaran judi dan narkoba.

“Kita akan mendirikan tenda disini. Rencanya pendirian tenda kita lakukan 3 bulan pertama untuk melihat reaksi dari para penjudi dan pengedar narkoba,” pungkas Aldi.

Sementara itu, informasi yang dihimpun, dua pelaku pencurian senjata api dan laptop yang berada dipiket Makesdam adalah Yudha yang tinggal di rumah dinas Kodam I/BB di Jalan Gaperta XII dan Agus Silalahi warga Jalan Kapten Muslim.

Yudha diketahui merupakan anak dari
Kapten Chb M Makim yang bertugas di Pama Hubdam I/BB. Dari kedua pelaku, petugas mengamanakan barang bukti senjata api jenis FN, dua buah magasine, enam butir amunisi, 1 unit HP Nokia dan satu unit sepeda motor Suzuki Satria BK 6362 ADM. Kedua pelaku sendiri masih menjalani pemeriksaan di Kantor Denintel Kodam I/ BB. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *