Korban Tarfficking dari My Paradise Direhabilitasi di Berastagi

MEDAN | Empat wanita korban human trafficking (perdagangan manusia) yang sempat diamankan petugas Subdit IV Remaja Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Sumut, dari Pub My Paradise Jalan Kumango Medan Barat, pekan kemarin, akhirnya usai menjalani pemeriksaan kemudian dikirim ke Lembaga Sosial Parawansa, di Berastagi, Tanah Karo nuntuk direhabilitasi.

KEPALA BARESKRIM“Setiap korban trafficking selalu kita kirim ke lembaga sosial parawansa untuk direhabilitasi. Dan kita hanya mengirim. Pengawasan soal rehabilitas kita tidak sebab itu lembaga pemerintah resmi,” kata Kasubbid Penmas MP Nainggolan kepada wartawan, kemarin.

Keempat wanita korban itu adalah, Maulia Oktarina (25) warga Jalan Karya Kasih/Jalan Pipa Medan; Lailatul Kadar alias Amel (22) warga Pasar III Komplek Dusun XV Kelurahan Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan; Juniar Lestari Br Sembiring alias Tari (21) warga Perumahan Aladin No 6 Kecamatan Rambung Kota Binjai/Jalan Belanga No 12 Ayahanda Kota Medan; dan Fittry (26) warga Jalan Setia Luhur No 148 B Kelurahan Dwikora Kecamatan Medan Helvetia.

Kecuali itu, polisi juga menangkap seorang mucikari yang merupakan pelaku trafficking dan dijadikan sebagai tersangka yakni Julaiha Fitri alias Fitri (27), warga Jalan Belanga No. 12 Ayahanda, Medan/Dusun II Desa Sipaku Area, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan. (jul/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *