Kasus Pencemaran Nama Baik H Anif Shah Masih ‘Gantung’

MEDAN | Kendati pihak Subdit II Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sumut telah berupaya mencari pembuat berita yang mencemarkan nama baik tokoh masyarakat H Anif Shah, namun sampai saat ini belum juga membuahkan hasil.

KEPALA BARESKRIMBahkan, sampai saat ini penyidik belum berani menetapkan tersangka kasus pencemaran nama baik yang dibuat melalui media online dan kemudian disebar oleh inisial DS melalui media sosial.

Seakan kasus ini ‘menggantung’, dikarenakan hingga saat ini saksi kunci kasus ini tidak kunjung berhasil ditemui, begitu juga saksi kunci ini dinilai tidak koperatif untuk mendatangi Mapolda dan memberikan kesaksian terkait pemberitaan yang dibuatnya.

Hal ini dibenarkan Kasubdit II Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sumut, AKBP Yami Mandagi saat ditemui wartawan, kemarin.

Menurutnya, sampai saat ini pihaknya belum melakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka, dikarenakan saksi pembuat berita yang diduga fitnah ini belum berhasil ditemui.

“Belum ada tersangkanya, kasus ini tetap kita atensikan, dan saat ini masih kita lengkapi keterangan saksi-saksi,” ujarnya.

Sementara penyidik yang menangani kasus ini menduga bahwa pembuat berita pencemaran nama baik ini tidak mengetahui bahwa dirinya telah dilaporkan ke Poldasu. Untuk itu, dirinya berharap agar para rekan-rekan wartawan yang dapat menghubunginya agar memberitahukannya untuk datang ke Mapolda Sumut, agar dapat memberikan kesaksian terkait keabsahan berita tersebut.

“Mungkin pembuat berita ini tidak tahui kalau dirinya dilaporkan, kalau ada rekan-rekan yang dapat berkomunikasi dengannya, diharapkan dapat mengabarinya. Kita perlu kesaksiannya terkait darimana sumber berita itu,” katanya.

Sebelumnya, Kasubdit II Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sumut, AKBP Yami Mandagi yang dihubungi wartawan via telephon seluler, (20/1/2016), mengatakan, saat ini pihaknya tengah melengkapi informasi penyidikan. “Masih kita lengkapi mindiknya,” ujarnya.

Tambah dia, pihaknya akan memeriksa salah satu saksi yang saat ini dikabarkan berada di Jakarta. “Kita akan berangkat ke Jakarta, untuk memeriksa salah satu saksi penting dalam kasus ini,” tukasnya.

Yami juga mengatakan, pihaknya tengah meminta keterangan dari ahli pidana, dan dalam waktu dekat akan melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. “Dalam waktu dekat kita akan gelar perkara penetapan tersangka,” ungkapnya seraya menambahkan, pihaknya akan menuntaskan kasus ini secepatnya jika tidak ada kendala.

Sementara salah satu penyidik yang menangani kasus tersebut mengatakan, pihaknya saat ini berupaya untuk memeriksa penanggungjawab salah satu media online yang menerbitkan berita tersebut.

“Kita berupaya untuk memeriksa penanggungjawab media online tersebut, saat ini keberadaannya belum kita ketahui, namun kita mendapat informasi saat ini beliau berada di luar kota,” katanya.

Menurut penyidik yang enggan namanya ditulis ini, bahwa saat ini pihaknya ingin mengetahui sumber berita yang didapat media online tersebut. Dan DS dapat terlibat tergantung kesaksian oleh pemilik Media Online itu apakah keduanya terlibat kerjasama dalam pemberitaan tersebut.

Kasus ini merebak setelah H Anif Shah mengadukan pencemaran nama baik yang dialaminya ke Direktorat Reskrimsus Polda Sumut, (17/12/2015).

Berdasarkan laporan kasus pencemaran nama baik tersebut, penyidik sudah memintai keterangan enam orang saksi, termasuk saksi pelapor. (jul/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *