BNPT: Ada 385 Warga Indonesia Gabung ISIS

MEDAN | Kepala Badan Nasional Penanggulan Teroris (BNPT), Komisaris Jendral Saud Usman Nasution mengungkapkan, ada ratusan orang warga negara Indonesia telah bergabung ke ISIS. Beberapa diantaranya telah meninggal di Syria dalam pertempuran.

KEPALA BARESKRIM“Dari data kepolisian, sebanyak 384 orang telah bergabung (ke ISIS). Kemudian juga, saat ini yang meninggal tertembak di Syria sana 53 orang,” kata Saud, kemarin, di Medan.

Selain tewas tertembak, adapula yang mati karena aksi bom bunuh diri. Tercatat, dalam aksi bom bunuh diri sudah ada 4 orang warga negara Indonesia yang meninggal dunia.

“Yang sudah dideportasi dari luar negeri, apakah yang sudah tertangkap di Suriah atau yang sudah pulang sebanyak 207 orang,” ungkap Saud.

Saat ini, ke 207 orang itu sebagian masih ada yang menjalani pemeriksaan. Mereka yang dicurigai terlibat tetap dipantau gerak-geriknya.

“Kami terus melakukan pengamatan dan pemantauan terhadap mereka-mereka ini. Dalam undang-undang terorisme, kami akan meminta mencabut kewarganegaraan mereka yang terbukti bergabung ke Syria,” ungkap Saud.

BNPT juga siap merangkul kalangan terorisme yang telah bertaubat. Para pelaku teror yang bertaubat akan diberdayakan dan diberi pekerjaan.

“Kita tidak boleh menjauhi mereka yang sudah bertaubat. Kita harus merubah mindsetnya. Setelah berubah, nantinya mereka ini akan kita beri keterampilan,” ujarnya.

Menurut Saud, anggota teroris yang sudah keluar dan bertaubat ini akan diberikan pekerjaan yang layak. Sehingga, jika mereka sudah memiliki pekerjaan dan usaha sendiri, tentunya mereka ini akan menciptakan lapangan pekerjaan baru.

“Mereka-mereka ini harus diperhatikan. Agar pandangannya tetap berpihak kepada negara. Bukan kepada kelompok radikal,” ungkapnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *