Preman-preman di Sekitar Medan Fair Plaza Ditangkapi

MEDAN | Tim gabungan Sabhara Polresta Medan dan Polsek Medan Baru menggelar razia preman, jukir liar, pengamen dan pemalak, Kamis (18/2/2016).

Di depan Plaza Medan Fair Jalan Gatot Subroto, seorang wanita histeris saat suaminya hendak diangkut ke dalam mobil truk milik Sabhara Polresta Medan.

“Jangan dibawa suamiku pak. Kami baru turun dari becak. Suamiku bukan preman,” kata wanita berbaju hijau sambil menangis.

Namun, petugas polwan menenangkan wanita tersebut, dan membawa suaminya. Tak hanya itu, sempat terjadi adu mulut antara Polisi Wanita (Polwan) dengan seorang wanita di Jalan Gatot Subroto, Simpang Barat Medan.

Adu mulut terjadi saat petugas mengamankan seorang wanita yang merupakan jukir liar. Sang jukir liar menyuruh wanita berbaju ungu untuk mengambil handphone miliknya di salah satu warung.

Polwan yang melihat wanita tersebut berjalan, menyuruhnya berhenti dengan bermaksud menanyakan identitasnya. Namun, perempuan itu malah menghardik Polwan tersebut. “Apa kau. Aku tak kenal sama dia,” kata wanita itu.

Sang Polwan yang tak terima dihardik, menantang wanita tersebut. “Apa maksud kau menghardik aku. Sopan kau sikit. Kau hargai aku. Aku hanya mau lihat identitas kau,” katanya.

Para Polwan lain yang melihat, melerai pertikaian itu. Selanjutnya, wanita yang merupakan jukir liar diangkut ke mobil truk milik Sabhara Polresta Medan.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Bonic melalui Kanit Patroli, AKP M Harahap mengatakan, operasi preman, pemalak dan jukir liar ini berdasarkan laporan masyarakat yang merasa resah dengan aktifitas yang dilakukan mereka.

“Ini merupakan perintah bapak Kapolresta Medan yang disampaikan kepada bapak Kapolsek Medan Baru untuk menindak lanjuti keserahan masyarakat itu,” jelasnya.

Dalam razia itu, katanya, 16 orang diantaranya 14 laki – laki dan 2 perempuan diamankan. Mereka diamankan dari Jalan, Gatot Subroto (depan carrefour), Iskandar Muda, dan Pasar Petisah.

“Petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Vixion BK 3320 QU yang diduga milik seorang pemalak dengan korban Calvin (15) yang melarikan diri saat hendak diamankan di depan Carrefour,” akunya.

Ke 16 orang yang diamankan selanjutnya akan didata dan dilakukan pembinaan. “Razia seperti ini akan terus kita gelar, guna menciptakan suasana kamtibmas di wilayah hukum Polsek Medan Baru,” pungkasnya.

preman medan-800x601

Berikut 16 orang jukir liar, pemalak, pengamen dan preman yang diamankan:

1. Wiwik (30) warga JalanYos Surdaso diamankan di Simpang Barat

2. Satria (32) warga Jalan Jangka, Gang Johor diamankan di depan Plaza Medan Fair

3. Surya (26) warga Jl.Sei Deli Gg Sawo diamankan di Pasar Petisah

4. Laut Napitupulu warga Ayahanda Gg Cangkir diamankan Pasar Petisah

5. Sadam Husein warga Jl. Jamin Ginting Pancur Batu diamankan di depan Plaza Medan Fair

6. Mimik Purba warga Jl. Sekip Gg Suroh diamankan di Pasar Petisah

7. Maron Siahaan warga Titi Papan Sei Sikambing diamankan di Pasar Petisah

8. Amson Simamora warga Jl Sei Bilah Darussalam diamankan di depan Plaza Medan Fair

9. Redi Siahaan warga Jl. Jemadi No 3 diamankan di Sei Besitang

10. Saut Parulian warga Jl. Karya no.20 diamankan di pasar petisah

11. Dori Kristian warga Jl. Amal Sunggal diamankan di Pasar Petisah

12. Riko Tarigan warga Jl. Amal Sunggal diamankan di Pasar Petisah

13. Dedi Hutabarat warga Jl. Pasundan Gg Buku diamankan di depan Swalayan Brastagi.

14. Surya Darma Tanjung warga Jl.Juanda diamankan di Pasar Petisah

15. Suheru warga Jl. Halat Gg Sari diamankan di Pasar Petisah

16. Erfina Tampubolon (25) warga Jl.Notes Ayahanda diamankan di Pasar Petisah. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *