‘Mari ZISWAQ yang Halal di Yatim Mandiri’

MEDAN (bareskrim.com) | Yatim Mandiri merupakan lembaga nirlaba dan nonprofit yang berkhidmat dalam memberdayakan segala potensi anak yatim melalui pengelolaan dana sosial masyarakat yang dikenal dengan singkatan ZISWAQ (Zakat, Infaq, Shadaqah dan Waqaf) yang halal, baik perseorangan, lembaga, institusi, maupun coorporate.

KEPALA BARESKRIMMenurut Branch Manager Yatim Mandiri Lampung, Rizkil Asri SPdI, terbentuknya lembaha sosial ini berawalnya dari gagasan beberapa orang aktivis Islam.

Mereka adalah Drs Hasan Sadzili, Syahid Haz, Bimo Wahyu Wardoyo, dan Nur Hidayat yang ingin menyatukan panti-panti asuhan yatim di Surabaya. Maka pada 31 Maret 1994 dibentuklah Yayasan Pembinaan dan Pengembangan Panti Asuhan Islam dan Anak Purna Asuh (YP3IS) sebagai lembaga penghimpun dana dari masyarakat.

“Setelah mengalami perjalanan panjang selama 17 tahun sejak berdirinya, berbagai catatan perjalanan telah terhimpun. Baik yang berkaitan dengan legalitas maupun operasional kesehariannya. Di antaranya sesuai dengan undang-undang nomor 16 tahun 2000 tentang yayasan batas toleransi penyesuaiannya adalah tahun 2005, sehingga demi kepentingan publik yayasan sudah mendaftarkan ke Depkumham Jakarta, Kemenag, Kemensos dan Badan Amil Zakat Nasional,” ungkap Rizkil Asri yang juga Alumni angkatan XII (MADADA) Pondok Pesantren Darularafah Raya.

Dia menjelaskan, nama YP3IS sudah digunakan pihak lain. Catatan yang lain, begitu banyak pihak yang menyarankan, baik tenaga pelaksana internal maupun masyarakat di eksternal, supaya nama lembaga dana ini disederhanakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *