Menanti Penetapan Tersangka Korupsi Distanla Sumut

MEDAN (bareskrim.com) | Penyidik Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut masih terus melidik dan meningkatkan kasus dugaan korupsi pengadaan enam unit kapal tangkap ikan berbobot 30 GT, di Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng) yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumut tahun anggaran 2014.

KEPALA BARESKRIM“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan dalam waktu dekat kasus ini dipastikan akan ditingkatkan ke tahap penyidikan. Kalau sudah dinaikkan ke tahap penyidikan itu artinya dalam kasus dugaan korupsi ini terperiksa sudah bisa ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kasubbid Penmas Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, kemarin.

Dalam waktu dekat ini diumumkan tapi belum dipastikan hari dan tanggalnya. Dikatakan MP Nainggolan, Kepala Dinas Pertanian dan Kelautan (Distanla) Sumut, Zonny Waldi sudah diperiksa dua kali dan terakhir pimpinan Distanla Sumut ini diperiksa Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut pada (12/2/2016) dengan kapasitas sebagai saksi.

“Iya, Kepala Distanla Sumut Zonny Waldi diperiksa terkait dugaan korupsi, Penyidik segera meningkatkan ke tahap penyidikan,” ungkapnya.

Menurut MP Nainggolan, calon tersangka yang dimaksud berasal dari lingkungan instansi tersebut. Namun dia belum bisa membeberkan inisial oknum yang akan menjadi tersangka.

Dia menegaskan, calon tersangka itu merupakan oknum yang terlibat langsung dalam menentukan proyek pengadaan enam unit kapal tangkap ikan berbobot 30 GT di Sibolga dan Tapteng.

“Calon tersangka ada, tapi belum bisa dipublikasikan. Nanti saja kalau sudah ke tahap penyidikan,” katanya. (jul/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *