Kalapas Binjai Ngaku Kecolongan

BINJAI (bareskrim.com) | Kepala Lapas Klas II A Binjai, I Made Darma Jaya mengaku kecolongan dengan temuan narkoba di dalam lapas yang dipimpinnya saat tim gabungan melakukan razia, Senin (28/3/2016).

KEPALA BARESKRIMPadahal, setiap hari pihaknya melakukan pemersikaan terhadap 770 narapidana dan 278 tahanan. “Kebobolan pastilah dengan ditemukan barang-barang itu. Padahal, tiap hari kita geledah,” ujar I Made Darma.

Dengan temuan barang-barang yang tidak boleh berada di dalam Lapas itu, pihaknya akan memperketat penjagaan dan memeriksa setiap barang yang masuk ke dalam Lapas. “Kedepannya pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap para pengunjung Lapas saja, tetapi juga kepada pegawai Lapas,” ungkapnya.

Dirinya berharap, para sipir dan pegawai yang menggunakan narkoba akan sadar dengan bahaya barang haram tersebut. “Kita akan melakukan tes urine kepada para pegawai Lapas dan tahanan,” jelasnya.

Kapolres Binjai AKBP Mulya Hakim Solichin mengatakan, dengan adanya penemuan narkoba, menjadi bukti adanya peredaran narkoba di dalam Lapas. “Ini baru awal. Ke depan kita semua tentu akan ebih eksis lagi melakukan razia,” katanya.

Ia meyakini, hampir 50 persen penghuni lapas postif narkoba. Hal itu dilihat dari hasil pemeriksaan urine 233 orang, ada 79 orang yang positif narkoba.

Kepala BNN Binjai AKBP Safwan Khayat memparkan, penemuan ini akan ditindaklanjuti. “Tidak mungkin berhenti disini, karena banyak pelastik kecil. Berarti ada bandar disini. Tapi kita buktikan dulu. Kami coba cari data dan perdalam dari ponsel yang ditemukan,” pungkasnya. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *