Si Turis Rusia Ini Tak Jadi Ditahan

MEDAN (bareskrim.com) | Pihak Ditreskrimum Polda Sumut dan Imigrasi Medan yang menggelar perkara di Mapolres Langkat, terkait kasus dugaan pelecehan terhadap bendera bangsa Indonesia, oleh turis asing asal Rusia ternyata tidak dapat dikenakan pidana lantaran tidak memenuhi unsur.

KEPALA BARESKRIMKabid Humas Polda Sumut, Kombes Helfi Assegaf melalui Kasubbid Penmas Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Rabu (30/3/2016), mengatakan, adapun alasannya karena kondisi bendera Merah Putih itu masih bagus dan tidak rusak.

Selain itu, Mickael Chervikop juga dinyatakan tidak berniat untuk merendahkan harkat dan martabat bangsa Indonesia, karena niat sesungguhnya datang ke Indonesia adalah untuk berwisata, bukan untuk merendahkan harkat dan martabat Indonesia.

“Turis itu tidak ditahan karena tidak memenuhi unsur. Soalnya kondisi bendera merah putih itu masih bagus dan dapat dipergunakan. Selain itu juga, tidak ada niat dari turis itu untuk merendahkan martabat bangsa Indonesia, karena tujuannya datang ke Indonesia adalah untuk berwisata,” kata MP Nainggolan.

MP Nainggolan menyebutkan, Polisi memeriksa warga negara asing (WNA) asal Rusia yang diduga menghina lambang negara bendera Merah Putih. Warga negara Rusia ini bernama Mickael Chervikop (27) dan ibunya Olga (53).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *