CERI: Managemen PLN Wajib Bertanggungjawab

JAKARTA (bareskrim.com) | Kinerja PT PLN (Persero) parah. Krisis listrik di Kepulauan Nias, Sumut menyengsarakan rakyat.

KEPALA BARESKRIMDirektur Eksekutif, Center of Energy Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman mengatakan, manajemen PLN wajib bertanggungjawab dan harus segera menormalkan listrik di wilayah Nias.

Terkait sengketa sewa Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), menurut Yusri, tetap menjadi tanggung jawab manajemen dalam negosiasi bisnis.

“Kesalahan besar pejabat PLN yang mempunyai hubungan langsung kontrak dengan pemilik PLTD. Korbannya masyarakat setempat sebagai pelanggan tetap PLN,” tutur Yusri di Jakarta, (7/4/2016).

Yusri menggambarkan, ketika konsumen PLN telat membayar tagihan, biasanya listrik langsung dipadamkan. Namun sebaliknya, jika kesalahan dilakukan PLN, kompensasi jarang diberikan.

“Kalau konsumen terlambat bayar, rekening listrik diputus. Nah, bagaimana jaminan kepastian pelanggan mendapat penerangan oleh PLN,” kata Yusri. (inl/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *