Kapolri dan Kapolda Diminta Tindak Oknum Polres Nias yang Brutal

MEDAN (bareskrim.com) | Aksi bak preman yang dilakukan sepasukan oknum Polres Nias kepada massa yang menggelar aksi damai dengan menyalakan 1000 batang lilin, (3/4/2016), mendapat tanggapan serius Ketua DPW Gempita Sumut, Esra Ginting Munte SE.

KEPALA BARESKRIMDia pun angkat bicara dan mengatakan jika tindakan brutal personil Polres Nias terhadap massa aksi damai tidak lebih bak preman jalanan.

“Cocoknya jadi preman jalanan mereka (personil) itu, kalau memang massa belum menyurati pihak Polres menyusul aksi damai, harusnya personil Polres jangan bubarkan secara paksa dengan menyerang dan menyeret massa untuk dinaikkan ke dalam mobil lalu diboyong ke Mapolres Nias. Negara kita negara hukum, jadi jangan seenaknya saja mereka berbuat,” ujarnya.

Berbicara kepada wartawan, (10/4/2016), di kantor DPW Gempita Sumut Jalan Bunga Lau, Esra menyebutkan, insiden berawal tatkala massa sedang menggelar aksi damai di depan gedung PLN Nias dengan menyalakan 1000 batang lilin.

Aksi tersebut merupakan pelampiasan rasa kecewa karena pihak PLN lakukan pemadaman aliran listrik tiga hari penuh. Saat itu, sepasukan personil Polres Nias bersenjata lengkap datang dan tanpa bertanya lalu menginjak-injak lilin karena tidak terima massa protes.

“Disinilah personil Polres Nias dengan brutal melakukan pemukulan dan menendang terus menyeret massa untuk dinaikkan ke dalam truk polisi,” terang Esra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *