Diduga Provokasi | 21 Anggota Sapma IPK ‘Diangkut’ Polisi

MEDAN (bareskrim.com) | Sebanyak 21 orang yang tergabung dalam Organisasi Kepumudaan (OKP) dari Satuan Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Ikatan Pemuda Karya (IPK) terpaksa diangkut petugas Satuan Shabara Kepolisian Resor Kota (Polresta) Medan, (30/5/2016).

KEPALA BARESKRIMMereka diamankan lantaran diduga akan ikut memprovokasi pedagang yang tengah menggelar aksi di depan kantor Walikota Medan. Dari ke 21 orang yang kini tengah diperiksa secara intensif di Polresta Medan tersebut, petugas juga mengamankan Wakil Sekretaris Sapma IPK Kota Medan, Mega Miko.

Selain itu, terdapat 9 orang mahasiswa, dua orang pelajar, seorang lagi pengemudi becak bermotor dan selebihnya pengangguran yang diamankan petugas dari Jalan Raden Saleh Medan itu.

Tak sampai di situ, saat diamankan dan dilakukan penggeledahan, polisi menemukan senjata tajam (sajam) keris kecil dari Ari (19) warga Jalan Glugur Kota Gang Sri Dewi Kecamatan Medan Barat yang tercatat sebagi salah seorang mahasiswa pergruan tinggi swasta di Medan.

Wakil Kepala Satuan (Wakasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Medan Ajun Komisaris Polisi (AKP) Arfin Fachreza kepada wartawan mengatakan, yang diamankan tersebut diduga akan memprovokasi pedagang untuk berbuat anarkis saat berlangsungnya aksi unjukrasa di Balai Kota Medan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *