Kekerasan Rumah Tangga | Mungkin Istriku Tak Sayang Lagi

MEDAN (bareskrim.com) | Karena telah melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga, petugas polisi akhirnya memenjarakan Eng Hebok (42), warga Jalan Garu I Gang Zaitun No 107B.

KEPALA BARESKRIMNamun, setelah ‘dikerangkeng’ Eng timbul rasa menyesal dan meminta istrinya agar memaafkan dirinya.

Bahkan, dia menuding kalau sang istri sudah tak lagi cinta dan sayang padanya. “Mungkin istriku udah gak sayang dan cinta lagi sama aku. Buktinya dia memenjarakan aku dan tak pernah menjenguk aku di penjara,” cerita Eng kepada awak media, Jumat (24/6/2016), di Mapolsek Patumbak.

Eng harus terpaksa mendekam dalam sel Mapolsek Patumbak, karena istrinya, Friska Br Simanjuntak (47), melapor ke pihak berwajib dianiaya oleh suaminya, Eng.

Akibat ‘ringan tangan’ Eng, bagian leher Friska tak bisa digerakkan dan harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Menurut Eng, berawal ketika sang istri kerap pergi meninggalkan rumah dan tiga anak mereka dengan alasan bekerja.

Dia juga terkadang jarang pulang ldan pergi ke rumah abangnya. Karena ulahnya itu, mereka pun selalu bertengkar dan hingga terjadi tindak penganiayaan.

“Kami sering bertengkar dan waktu itu kesabaran ku hilang lalu ku pukul tengkuk dia (istri) sampai tiga kali. Tapi aku memukulnya tidak kuat kok,” ungkap Eng.

Diakui Eng, pertengkaran itu dipicu lantaran dirinya tidak mendapat pekerjaan dalam beberapa bulan belakangan, sehingga membuat istrinya kesal. “Aku nganggur beberapa bulan ini karena tidak ada pekerjaan, bang,” kata Eng sang kuli bangunan ini.

Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ferry Kusnadi SH saat ditemui awak media membenarkan kasus kekerasan dalam rumah tangga yang melibatkan Eng. Dia dilaporkan istrinya, dan berbekal bukti yang cukup kita melakukan penangkapan tehradap Eng.

“Eng kita tahan karena telah melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga sebagai mana dimaksud dalam pasal 44 ayat 1 dari UU RI no 23 tahun 2004,” jelas Kanit. (mri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *