‘Biang Kerok’ Kerusuhan Tanjungbalai Tak Dijadikan Tersangka

MEDAN (bareskrim.com) | Dari semula ditetapkan 12 tersangka, terkini pihak kepolisian menetapkan 17 tersangka yang terlibat kerusuhan dan penjarahan di Tanjungbalai.

KEPALA BARESKRIMNamun, dari daftar nama ke 17 tersangka tersebut tak terdapat nama ‘Meliana’ yang disebut sebagai ‘biang kerok’ kerusuhan hingga terjadi aksi pengrusakan dan pembakaran tempat ibadah di Tanjungbalai, (29/7/2016).

Menelusuri informasi akurat terkait kerusuhan di Tanjungbalai, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumut membentuk tim untuk turun ke Kota Kerang tersebut. Selain tim turun, PWM Sumut meminta aparat kepolisian menegakkan UU No 7/2012 tentang penanganan konflik sosial.

Menurut Wakil Ketua PWM Sumut, Abdul Hakim Siagian, peristiwa kerusuhan di Tanjungbalai itu, mendorong semua instansi termasuk kepolisian, dapat memberikan perhatian serius untuk penyelesaian tuntas.

“Penanganan konflik di UU No 7 tahun 2012 ini sudah dilengkapi dan dikuatkan dalam PP No 2 tahun 2015. Hemat kami, itu sudah cukup komprehensif,” ujar Abdul Hakim didampingi Ketua Majelis Hukum dan HAM PWM, Faisal di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Sisingamangaraja Medan, Senin (1/8/2016).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *