Pelapor Kasus Dugaan Pemalsuan Akte Yayasan Pesantren Modern Darul Al Ulum ‘Angkat Tangan’

MEDAN (bareskrim.com) | Proses penyidikan kasus dugaan pemalsuan akte Yayasan Pesantren Modern Darul Al Ulum (YPMDA), yang melibatkan orang nomor satu di Kabupaten Asahan, masih dilakukan Polda Sumut.

logo bareskrim, logo bareskrimcom, logo online bareskrim, bareskrimKendati masih dalam proses hukum, ironisnya sang pelapor seperti ‘angkat tangan’, sebab belum menemukan titik terang dengan telah ditetapkan tersangka kasus dugaan pemalsuan tersebut.

Kekecewaan itu dilontarkan anak pelapor bernama Cici Gurning yang ditemui awak media di Medan. Ia mengatakan, keluarganya sebenarnya sudah pasrah terkait kasus tersebut, karena selama ini laporan mereka seperti direkayasa dan pihak kepolisian sepertinya lebih membela Bupati Asahan, Taufan Gama Simatupang.

“Kami kemarin sudah pasrah akan kasus ini. Kami prapid-kan pun kasus tersebut sewaktu di-SP3-kan, kami pun kalah, padahal asal-usul pesantren itu sudah jelas, itu milik yayasan bukan milik pribadi Taufan Gama. Pesantren ini dahulu dihibahkan Pemkab dan bagaimana ceritanya tiba-tiba bisa jadi milik pribadi Taufan Gama dan pasti akte-akte atau surat yang dimilikinya palsu,” ungkapnya.

Namun harapan beliau kembali muncul setelah Kapolri dijabat Jendral Tito Karnavian yang saat ini dinilai bertindak jujur dan menanggapi keluhan masyarakat. “Saya kembali melaporkan kasus ini ke Mabes Polri semenjak Kapolrinya dijabat pak Tito, saya yakin kalau pak Tito mampu merubah mental pihak kepolisian. Dan kasus yang saya laporkan ini langsung ditanggapi,” urainya.

Cici Gurning juga menyesalkan laporan pihak keluarganya kemarin tidak ditindaklanjuti dan malah di-SP3-kan. “Anehnya acuan para penyidik dan saksi-saksi yang diperiksa bukanlah orang yang memimpin saat yayasan dihibahkan oleh Pemkab, malah penyidik memeriksa para pengurus yayasan yang baru, tentu saja para saksi tersebut tidak mengetahuinya. Dan saya duga disinilah permainan penyidik untuk membela Taufan Gama Simatupang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *