Pangkalan Gas ‘Oplos’ Digerebek Polisi

MEDAN (bareskrim.com) | Pangkalan gas PT Gas Antar Santara (GAS) Jalan Seibelutu Pasar IX No 46 Lingkungan I B Kelurahan Padangbulan, Kecamatan Medan Selayang, (22/10/2016), digerebek petugas Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumut, lantaran dipergoki tengah melakukan praktik pemindahan (oplos) gas bersubsidi ke nonsubsidi.

logo bareskrim, logo bareskrimcom, logo online bareskrim, bareskrim“Modus operandinya, memindahkan gas bersubsidi isi 3 Kg ke tabung gas nonsubsidi ukuran 12 Kg dan 50 Kg,” ujar Direktur Reskrimsus, Kombes Toga Habinsaran Panjaitan didampingi Kabid Humas, Kombes Rina Sari Ginting dan Wadir Reskrimsus, AKBP Maruli Siahaan, Senin (24/10/2016).

Kecuali itu, sebut Toga, PT GAS juga menyalahgunakan kuota penyaluran gas (LPG) yang seharusnya untuk distribusi wilayah Deliserdang, subsidi diubah menjadi nonsubsidi dijual ke pasar bebas dengan maksud melipatgandakan keuntungan di luar ketentuan yang berlaku. Setiap harinya, PT GAS memperoleh subsidi 800 tabung gas isi 3 Kg.

Dalam kasus ini, bilang Toga, pihaknya menetapkan seorang tersangka atas nama Asido Sitanggang (46) warga Jalan Sikambing Gang Pattimura Kelurahan Seiputih Timur I Kecamatan Medan Petisah Medan yang bertindak sebagai Direktur Utama (Dirut) PT GAS.

“Para pekerja pangkalan gas tersebut tidak bisa menunjukkan izin usaha pemindahan dari tabung gas ukuran 3 Kg bersubsidi ke tabung gas nonsubsidi ukuran 12 Kg dan 50 Kg,” tandas Toga. (mri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *