Inilah Wajah Pencuri Modus Kusuk di Angkot

MEDAN (bareskrim.com) | Petugas Reserse Polsek Patumbak meringkus tiga dari empat pelaku sindikat pencurian modus kusuk tradisional di dalam angkutan kota (angkot) yang korbannya merupakan seorang oknum polisi wanita (Polwan) bertugas di Layanan Markas (Yanma) Polda Sumut, Bripka Rani, (27/10/2016).

logo bareskrim, logo bareskrimcom, logo online bareskrim, bareskrimKetiganya adalah Sri Ganti Hasibuan (28) warga Jalan Bunga Terompet Padangbulan, Salman (51) warga Desa Seirotan Kecamatan Percut Seituan dan Toga Silaban (48) warga Jalan Sahati Gang Sabhara Kecamatan Medan Perjuangan.

“Kejadiannya (20/10/2016). Saat itu, korban (Bripka Rani) naik angkot MRX di sekitaran simpang Amplas. Korban tak pakai baju dinas, hanya pakai baju biasa. Kemudian, ketiga tersangka naik dan menawarkan kusuk tradisional. Saat korban lengah, salah satu pelaku yang berjumlah 4 orang itu langsung mengambil tas korban yang di dalamnya ada uang Rp10 juta. Korban kemudian membuat laporan,” ungkap Kapolsek Patumbak AKP Afdhal Junaidi melalui Kanit Reskrim AKP Ferry Kusnadi kepada awak media, (2/11/2016).

Ferry menjelaskan, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan hingga seminggu kemudian, dan ketiga tersangka berhasil ditangkap saat mau beraksi lagi di Jalan Tritura.

“Salah satu dari mereka kabur. Inisialnya J, dan kita lakukan pengejaran. Dia otak pelakunya saat beraksi ketiganya memiliki peran masing-masing. Tersangka Sri Ganti bertugas untuk duduk di samping korban, tersangka Toga Silaban bertugas membagikan brosur dan Salman bertugas mengurut korban. Saat korban lengah, tersangka Toga langsung mengambil tas korban. Setelah berhasil, mereka langsung turun dari angkot,” sebut Ferry.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *