Penadah Mobil Curian Dibekuk | 13 Mobil Berbagai Merk Disita

“Kita tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah. Karena hingga saat ini proses penyelidikan masih berlangsung. Sedangkan mobil yang diamankan itu untuk sementara kita sita sebagai barang bukti sembari menunggu kedatangan para pemiliknya,” ujarnya.

Nurfallah menjelaskan, dalam kasus ini tersangka Muhammad Arief menawarkan 1 unit mobil jenis Mazda warna putih dengan Nomor Polisi (Nopol) BK 125 YN kepada tersangka Hotmatua Pulungan dengan status kredit di PT ACC. Meski statusnya kredit, namun harga yang ditawarkan Muhammad kepada Hotmatua sangat murah, karena tidak memiliki dokumen kepemilikan.

“Tersangka Hotmatua tergiur dengan tawaran tersangka Muhammad Arief meskipun mobil itu tidak ada dokumen atau bukti kepemilikan. Akhirnya kedua tersangka ini melakukan kesepakatan dan bertemu di salah satu lokasi (restoran siap saji) di Jalan Sisingamangaraja Medan, untuk melakukan transaksi jual beli,” jelasnya.

Setelah itu, sambungnya, kedua tersangka kemudian menuju lokasi (gudang) mobil yang dimaksud. Namun, keduanya tidak menyadari keberadaan polisi di lokasi itu. Keduanya pun langsung diciduk secara bersamaan di lokasi kejadian.

“Kita kan sudah dapat informasi dari masyarakat. Lalu dilakukan pengintaian dan mengikuti langkah ataupun memantau gerakan kedua tersangka. Tepat di gudang itu, keduanya langsung disergap,” ucap Nurfallah.

Bersama barang bukti, lanjut Nurfallah, pihaknya kemudian memboyong kedua tersangka ke Polda Sumut untuk diperiksa lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *