Penadah Mobil Curian Dibekuk | 13 Mobil Berbagai Merk Disita

“Sekarang, kita masih menyelidiki, siapa penjual mobi-mobil itu kepada tersangka. Yang jelas, untuk sementara waktu mobil itu sudah kita sita untuk penyelidikan dan akan segera dilimpahkan ke Jaksa,” terangnya.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting mengatakan, atas perbuatannya kedua tersangka dijerat dengan pasal 340 KUHPidana tentang pembelian barang hasil curian dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

“Meskipun tersangka (Hotmatua Pulungan) membeli mobil itu bukan langsung dari pencurinya, tetapi tetap namanya penadah hasil curian. Sebab, dia tau harga mobil jika dibeli dari toko nilainya bisa tiga kali atau bahkan 4 atau 5 kali lebih mahal dari harga yang ditawarkan oleh Muhammad Arief,” katanya.

Karena itu, Rina meminta agar masyarakat tidak langsung mudah tergiur dengan tawaran barang yang harganya sangat murah. Sebab, harga murah tanpa dibarengi dengan dokumen kepemilikan bisa saja barang itu hasil curian atau seludupan.

“Mengapa barang itu dijual dengan harga sangat murah? Tentu ada yang tidak beres, misalnya bukti kepemilikan seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) atau Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) itu tidak dimiliki oleh penjual makanya harganya sangat murah,” ujarnya.

Sebab, sambung Rina, barang yang dibeli dengan surat kepemilikan resmi dan lengkap harganya relatif lebih mahal dari harga di pasar gelap. (mri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *