MRT Solusi Atas Kemacetan Mebidangro

MEDAN (bareskrim.com) | Gubernur Sumatera Utara (Sumut), HT Erry Nuradi menilai, pembangunan transportasi massal, seperti MRT atau angkutan cepat terpadu sudah menjadi kebutuhan bagi pengembangan Sumatera Utara (Sumut) khususnya di kawasan perkotaan Medan Binjai Delisredang dan Karo (Mebidangro) saat ini.

logo bareskrim, logo bareskrimcom, logo online bareskrim, bareskrim“Jika tidak dikembangkan segera, maka akan dikhawatirkan sepuluh tahun ke depan kondisi kemacetan Mebidangro akan seperti Jakarta sekarang,” kata Erry dihadapan para direktur pada direktorat Jenderal Binamarga PU-PR dan Kepala Besar dan Kepala Balai Jalan Nasional seluruh Indonesia pada acara Silahturahmi dan Jamuan Makan Peserta Indotrec 2016 ke 3 di Gubernuran, (22/11/2016).

Menurut Erry, Mebidangro termasuk Kawasan Strategis Nasional, karenannya diharapkan Mebidangro bisa diadakan satu proyek nasioal, seperti MRT di Jakarta.

Gubsu mengatakan, Sumut sudah sepantasnya dilakukan pengembangan Mass Rapid Transit (MRT) khususnya di Mebidangro yang termasuk sebagai Kawasan Strategis Nasional.

“Sumut adalah provinsi terbesar di luar pulau Jawa dengan jumlah penduduk ke empat terbesar setelah Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah. Di empat kabupaten yang masuk dalam kawasan Mebidangro tersebut, memiliki penduduk yang mencapai 40% dari jumlah penduduk Sumut yang mencapai 14 juta jiwa. Dengan jumlah penduduk lebih dari 5 juta jiwa, tentu sangat dibutuhkan transportasi masal. Kami yakin kalau proyek pembangunaan MRT dilaksanakan, maka akan menguntungkan pengembang , karena jumlah penduduknya cukup padat dan tentu juga masyarakat akan lebih senang gunakan tranport lebih mudah, lancar dan murah,” kata Gubernur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *