Inilah Komentar Burhanuddin Sitepu Bahas Isi Maklumat Bersama

logo bareskrimcom, logo bareskrim, bareskrim, bareskrimcom, berita medan, berita sumut, berita sumatera

MEDAN (bareskrim.com) | DPRD Kota Medan mengapresiasi Maklumat Bersama yang dikeluarkan oleh Gubernur, Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB dalam menyikapi maraknya penyampaian pendapat dimuka umum belakangan ini.

logo bareskrim, logo bareskrimcom, logo online bareskrim, bareskrimBerkaitan dengan maklumat tiga pilar pemerintahan tersebut, DPRD juga menghimbau agar para pengurus Badan Kenaziran Masjid (BKM) untuk tidak ikut berunjukrasa turun ke jalan.

Demikian disampaikan oleh Burhanuddin Sitepu Wakil Ketua DPRD Medan, kala menanggapi Maklumat Bersama tanggal 25 November 2016, yang ditanda tangani oleh Ir H Tengku Erry Nuradi MSi selaku Gubernur Sumut, Irjen Pol DR H Rycko Amelza Dahniel MSi selaku Kapolda dan Mayjen TNI Lodewyk Pusung selaku Pangdam I/BB.

“Kami mengapresiasi Maklumat Bersama yang dikeluarkan FKPD. Maklumat itu penting untuk memelihara situasi kamtibmas yang tetap kondusif di Sumatera Utara (Sumut),” ujar Burhanuddin Sitepu melalui telepon selulernya kepada awak media, Senin (28/11/2016).

Menurut politisi partai Demokrat ini, dalam point “d” pada Maklumat Bersama itu tersurat bahwa dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Sumut, maka seluruh komponen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda agar tetap menjaga toleransi, saling hormat menghormati, tidak mudah terprovokasi dan selalu gotong royong dalam kebhinekaan guna menjaga keutuhan dan persatuan NKRI.

isi-maklumat-bersama-600x848

“Gubernur Sumut, Kapolda dan Pangdam jelas meminta para tokoh, termasuk tokoh agama, salah satunya adalah para pengurus BKM, agar menjaga toleransi antar umat beragama, dan tidak mudah terprovokasi,” terangnya.

“Nah, atas dasar itu, selayaknya para pengurus BKM untuk tidak ikut-ikutan lah turun demo. Diimbau agar BKM tidak ikut aksi demo,” tambahnya lagi.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut melalui Kasubbid Penmas, AKBP MP Nainggolan menjelaskan, sehubungan dengan proses hukum terhadap kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok, penyidikannya sudah ditangani Polri.

“Untuk itu diimbau kepada warga masyarakat Sumut untuk tidak berangkat demo ke Jakarta dan agar menyalurkan aspirasinya tetap di wilayah Sumut. Aspirasi yang disampaikan akan diterima oleh kepolisian dan akan diteruskan ke Jakarta,” tuturnya mengikuti isi Maklumat Kapolda. (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *