Pelanggar Syari’at Islam harus Dihukum Sesuai Qanun Aceh

KUALA SIMPANG (bareskrim.com) |
Sejumlah kejadian perselingkuhan, bahkan sampai terjadi korban pembacokan dengan menggunankan senjata tajam di Kampung Bukit Tempurung Kecamatan Kota Kualasimpang Kabupaten Aceh Tamiang (Atam) dalam seminggu ini, harus menjadi sebuah renungan dan perhatian serius.

logo bareskrim, logo bareskrimcom, logo online bareskrim, bareskrim“Pelanggar Syari’at Islam sudah seharusnya dihukum sesuai Qanun Aceh dan hal tersebut kita serahkan pada penegak hukum,” ungkap Bendahara AWDI DPC Atam, Derri Mahrizal ST SPd, Selasa (24/1/2017)

Menurut Rizal, sapaan akrabnya, mengharapkan kepada Kepala Dusun, Imam Dusun agar selalu berkoordinasi, untuk dapat segera melaporkan adanya kejanggalan-kejanggalan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Begitu juga pada masyarakat, jika mengetahui ada hal-hal aneh, perbuatan yang melanggar Syari’at Islam, melanggar hukum untuk dapat segera melaporkan,” ucap Rizal.

Sudah saatnya, lanjut Rizal, diterapkan peraturan Kampung yang mengatur perihal pelanggar Syari’at Islam, agar dapat menjadi efek jera bagi pelakunya.

“Peran serta dari masyarakat adalah hal yang paling penting, agar tindakan pelanggaran Syari’at Islam dan pelanggaran hukum dapat dicegah,” tegasnya. (ds/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *