Pesan Kapolda pada Penyidik Kasus OTT Kadistamben Sumut

MEDAN (bareskrim) | Ditreskrimsus Polda Sumut diminta untuk hati-hati dalam menindaklanjuti kasus OTT pada Kepala Distamben yang melibatkan Eddy Saputra.

Hal itu disampaikan Kapolda Sumut, Irjen Rycko Amelza Dahniel, usai melaksanakan salat Jumat di Masjid Al Hidayah Polda Sumut.

“Penyidik harus hati-hati. Dalam OTT itu kan ditemukan sejumlah paket uang dari dalam ruangan Kadistamben. Terdiri dari uang sebesar 14 juta rupiah yang diduga sebagai gratifikasi dan Rp25 juta dari dalam tas kadis,” ujar Rycko.

Rycko menjelaskan, penyidik masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap tujuh orang yang diamankan saat OTT. Hal itu dilakukan untuk mengetahui secara pasti uang yang disita itu sebagai hasil gratifikasi atau pemerasan.

“Dirkrimsus tadi menjumpai saya dan menyatakan masih terus melakukan pemeriksaan agar tidak melakukan kesalahan ketika menentukan penerapan hukum atas kasus ini,” sebut Rycko.

Rycko menegaskan, kasus OTT yang dilakukan Tim Saber Pungli Polda Sumut terkait pengurusan izin visibility galian C. Selain, Kadistamben terdapat juga pengusaha dan PNS Distamben.

Diketahui, petugas saber pungli Polda Sumut, (6/4/2017), melakukan OTT di Kantor Distamben Provsu Jalan Setiabudi Pasar II Kelurahan Tanjungsari Kecamatan Medan Selayang. (mri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *