Melawan Saat Ditangkap | Pelaku Pembantaian Sadis di Mabar Didor Kakinya

MEDAN (bareskrim.com) | Personel tim gabungan Polres Pelabuhan Belawan, Polsek Medan Labuhan dan Polda Sumut ringkus dua terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Jalan Mangaan I Gang Benteng Lingkungan XI Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli, ditangkap tim gabungan di tempat terpisah, yakni di Kabupaten Asahan dan Serdang Badagai (Sergai), Rabu (12/04/2017).

Kedua pelaku adalah Roni (21) warga Jalan Pembangunan II Desa Skip Kecamatan Lubukpakam Kabupaten Deliserdang, yang berperan sebagai eksekutor yang menghabisi korban, Syifa dan Gilang serta Kinara yang selamat dari maut setelah sempat kritis.

Satu lagi adalah Andi Sahputra (27) warga Jalan Sempurna Desa Sekip
Kecamatan Lubukpakam Kabupaten Deliserdang yang berperan mengawasi kondisi sekitar lokasi tempat tinggal korban dari teras rumah ketika peristiwa
terjadi.

Roni terpaksa ditembak di kedua kakinya karena melawan saat akan ditangkap. Sedangkan Andi ditembak pada kaki kanannya.

Menurut Waka Polda Sumut, Brigjen Agus Andrianto, Roni dan Andi ditangkap di lokasi berbeda. Andi diamankan di sekitaran Desa Sei Alim
Ulu Dusun ll Kecamatan Airbatu Kabupaten Asahan persis di rumah salah seorang warga, Surahman yang merupakan kerabat tersangka.

Bersama tersangka, juga turut diamankan Irwansyah (33), warga Jalan
Galang simpang Jalan STM Lubukpakam Kabupaten Deliserdang. Irwansyah berstatus sebagai saksi, karena saat dilakukan penangkapan, Irwansyah sedang bersama tersangka Andi Sahputra.

Sementara Roni diciduk di seputaran
Lubuk Pakam. “Sesuai hasil lidik tim yang dibentuk dibantu pihak Labfor, identitas para pelaku bisa diindentifikasi dan dua di antaranya berhasil ditangkap di Asahan dan Lubukpakam. Dari penangkapan itu, ada barang bukti diamankan dari salah satu keponakan AL, otak pelaku yang masih dikejar. Kemungkinan adanya tersangka lain juga masih didalami, karena motif diduga bukan hanya dendam tapi ada permasalahan lain,” jelas Agus.

Penangkapan tersangka juga ditegaskan oleh Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting. “Jadi sejauh ini sudah dua tersangka yang ditangkap atas kasus tersebut. Keduanya berperan membantu otak pelaku, AL (DPO) untuk mengeksekusi beberapa korban dan juga mengawasi kondisi di sekitar lokasi kejadian,” sebut Rina.

Tragedi naas ini menewaskan satu keluarga Riyanto beserta istrinya
Sri Riyani, dua anak (Syifa Fadillah Hinaya dan Gilang Laksono) serta
mertua Riyanto, Maryani (60). Pelaku diduga dilakukan oleh tiga orang yang diotaki oleh Andi Lala alias Andi Matalata, yang datang ke rumah korban Riyanto di Jalan Mangaan I Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, (8/4/2017). (mri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *