Kunjungan Erry Nuradi Catatkan Sejarah bagi Gereja HKBP Pearaja Tarutung

TARUTUNG (bareskrim.com) | Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Tengku Erry Nuradi bersama Ibu Evi Diana br Sitorus disambut penuh suka cita Ompu Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumban Tobing di kantor Pusat Pearaja Tarutung, Selasa (23/5/2017).

Kunjungan pertama kali dalam catatan sejarah Gereja HKBP dalam kurun 20 tahun terakhir Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara, Gubernur Tengku Erry Nuradi mengatakan, kunjungannya ke Gereja HKBP di kantor Pusat Pearaja Tarutung patut dibanggakan, karena kunjungan kerja ini dalam rangka menjalin silaturahmi dengan 14 juta jiwa penduduk Sumut dan termasuk rakyat Sumatera Utara yang ada di Tapanuli Utara.

Kunjungan kerja di Pearaja Tarutung khususnya bisa bertemu dengan Ephorus HKBP merupakan satu kebanggaan. Terlebih dalam kaitan penyerahan sumbangan buku-buku kepada sekolah yang berkaitan dengan pendalaman rohani khususnya perpustakaan HKBP Pearaja Tarutung.

‘’HKBP sebagai garis depan dalam pelopor persatuan dan kesatuan sangat diperlukan suatu jalinan atau rajutan dalam kerukunan umat beragama,’’ ucap Erry.

Masih menurut Erry Nuradi, Pemprovsu akan terus berupaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) baik melalui pendidikan formal maupun informal termasuk melalui gerakan daerah untuk gemar membaca.

Sejalan dengan itu keberadaan perpustakaan di Sumatera Utara akan terus meningkatkan fungsinya untuk menjadi sarana wisata membaca bagi pelajar, mahasiswa, dan seluruh komponen/elemen masyarakat di Sumut.

Sementara dalam kesempatan yang sama Ompu Ephorus Pdt DR Darwin Lumbangtobing mengatakan, kedatangan Gubernur Tengku Erry Nuradi untuk pertama kali dalam sejarah Gereja HKBP ke kantor Pusat Gereja HKBP di Pearaja Tarutung patut disyukuri atas perhatiannya kepada umat Kristiani dan bersilaturahmi dengan para pendeta, Bibelvrouw, dan Sekolah Tinggi Guru Huria yang ada di Pearaja Tarutung ini.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Gubernur Tengku Erry Nuradi ke Kantor Pusat HKBP Pearaja Tarutung. Kami yakin kedatangan Gubsu merupakan catatan sejarah bagi Gereja HKBP dimana dalam kurun waktu kurang lebih 20 tahun baru kali ini orang pertama di Sumut melakukan kunjungan kerja,” ujar Ompu Ephorus HKBP sembari disambut tepuk tangan dari kalangan para pendeta.

Masih penuturan Ompu Ephorus, sebagai Umat Kristiani yang tentunya menyakini akan kebesaran Tuhan pemerintah Provinsi Sumatera Utara dibawah kepemimpinan Gubernur Tengku Erry Nuradi diharapkan kedepan bisa bersinergis membangun kerukunan umat beragama seperti selama ini yang sudah terjalin dengan begitu baik.

Seiring dengan keberagaman umat di daerah Sumatera Utara ini, kata Ompu Ephorus, perlu diketahui bahwa semua suku Batak tidaklah pula menjadi jemaat HKBP akan tetapi suku Batak tetap mengedepankan pelayanan akan sesama umat.

Dengan kehadiran Gubernur Erry Nuradi di kantor Gereja HKBP Pearaja Tarutung ini membuktikan bahwa sinyal kerukunan antar umat beragama dalam bingkai bhinneka tunggal itu nyata bahkan dengan rasa syukurnya jemaat HKBP ikut mendukung kepemimpinan Gubernur Erry Nuradi.

“Kami jemaat HKBP akan memberi sumbangsih dalam kepemimpinan Gubernur Erry Nuradi ke depan dan berdoa untuk keberhasilan pembangunam selama ini,” ujar Ompu Ephorus.

Namun sebelumnya Sekjen HKBP Pdt David F Sibuea Mth D Min mengatakan, sejak berdirinya HKBP sebagai buah dari penginjilan hamba Tuhan yang datang dari Eropa khususnya DR IL Nommensen dari Jerman dimana melakukan pelayan dibidang pendidikan, agama dan ekonomi kerakyatan.

Hal ini, kata Sekjen, dibuktikan dengan pendirian Gereja dan pelayanan di rumah sakit, serta sekolah bahkan sampai perguruan tinggi baik di Tapanuli Utara dan di kota Medan dan Pematang Siantar.

Perlu diketahui, ungkap Pdt David, saat ini Gereja HKBP memiliki 1731 orang pendeta, Guru Huria 299 orang, Bibelvrouw 374 orang, Diakonis 245 orang, calon pendeta 151 orang,calon guru 34 orang, calon Bibelvrouw 67 orang, calon diakonis 25 orang dan Sintua kurang kebih 3.500 orang.

Artinya, keberadaan jemaat HKBP dalam menunjang pembangunan di Sumut ini cukup berpartisipasi sesuai konsep “Sumut Paten”.

Sedangkan hal yang sama juga diungkapkan Bupati Tobasa Darwin Siagian bahwa kedatangan Gubernur Sumut ke Taput khususnya mengunjungi Ephorus HKBP di Pearaja Tarutung membuktikan bahwa kepedulian antar umat beragama ini oasti didukung semua pihak. Apalagi keperulian dalam membangun distinasi Danau Toba yang menjadi Icon Monaco of Asia sebentar lagi menjadi kenyataan pantas untuk didukung.

Oleh karenanya, ungkap Bupati Darwin, diharapkan agar jemaat HKBP yang ada di sekitaran 7 kawasan danau toba ikut mendukung program Sumut Paten.

Kunjungan kerja Gubernur Erry Nuradi ke Kantor Gereja HKBP Pearaja Tarutung ini turut didampingi jajaran SKPD Pemprovsu Staf Ahli Dr Binsar Situmorang, Kepala Dinas Perhubungan Sumut Antony Siahaan, Kepala Badan SDM Provsu Bonar Sirait, Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provsu Ferlin Nainggolan, Kepala Biro Pembangunan Eric Aruan, Kepala Biro Humas Provsu Ilyas Sitorus, Kadis Sosial Rajali, Kepala Biro Binsos M Yusuf, Anggota DPRD Sumut Ir Juliski Simorangkir, Wakil Bupati Tobasa, tokoh masyarakat, serta Kepala Departemen Kononia HKBP Pdt Dr Martongo Sitinjak, Pareases Distrik Silindung Pdt Dr Donald Sinaga, Kabiro Perencanaan HKBP Pdt Sumurung Samosir, Wakil Jetua DPRD Taput Fatimah Hutabarat yang ada di Kantor Pearaja Tarutung. (ucup/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *