Polres Aceh Tamiang Bekuk Pemakai dan Pengedar Narkoba

ACEH TAMIANG (bareskrim.com) | Dua orang pemakai serta pengedar narkotika jenis sabu dan ganja diringkus Unit Opsnal Sat Res Narkoba Polres Aceh Tamiang di Desa Johar Kecamatan Karang Baru, (30/05/2017).

Informasi yang berhasil dihimpun awak media Berita Regulasi Sosial Kriminalitas (bareskrim.com), Kapolres Aceh Tamiang AKBP Yoga Prasetyo SIK melalui Kasat Res Narkoba Iptu Wijaya Yudi Stira SH membenarkan penangkapan itu.

Tersangka berinisial MSB alias Wak YG Bin KD (57) warga Dusun Gelugur Desa Johar Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang dan seorang lagi Insial MAH Alias BR Bin SPD (36), warga Dusun  Damai Desa Banai Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang.

Kasat Resnarkoba Iptu Wijaya Yudi Stira SH memaparkan, berdasarkan informasi dari masyarakat yang diterima bahwa di rumah tersangka MSB alias Wak YG Bin KR sering terjadi transaksi narkoba. Mendapat informasi tersebut unit Opsnal langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Dan tersangka berhasil ditangkap, setelah dilakukan penggeledahan di dalam rumahnya. Ditemukan barang bukti yang disembunyikan di atas asbes dalam kamarnya sebanyak 7 paket kecil sabu seberat 0,87 gram; 1 bungkus ganja kering seberat 1,83 gram; 1 unit handphone merk Samsung warna hitam; 1 buah timbangan elektrik; dan 2 buah gunting.

“Untuk pengembangan selanjutnya tersangka beserta barang bukti kita amankan ke Polres Aceh Tamiang,” paparnya, Rabu (31/5/2017).

Ditambahkannya, dari hasil penyidikan dan interogasi tersangka MSB alias Wak YG Bin KD mengakui bahwa ganja tersebut didapatnya dari tersangka MAH alias BR Bin SPD.

Tersangka MSB diminta memancing pemasoknya dengan menghubungi MAH untuk datang datang ke rumah pelaku. Ketika target datang, polisi langsung membekuknya.

“Dari tangan tersangka MAH Alias BR Bin SPD kita sita barang bukti 1 plastik warna hitam berisi daun, serbuk dan biji ganja kering seberat 100 gram,” bebernya.

Pelaku mengakui serta menunjukkan tempat ganja yang disimpan di belakang sebuah warung milik masyarakat,l.

“Tersangka dijerat dengan pasal 114 UU No 35 tahun 2009 tentang narkoba,” jelas Iptu Wijaya Yudi Stira. (evan/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *