Polda Sumut: Beri Rasa Aman dan Nyaman pada Masyarakat di Idul Fitri

MEDAN (bareskrim.com) | Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1438 H tahun 2017 digelar di Aula Catur Prasetya Polda Sumut, Rabu (14/6/2017).

Hadir dalam acara tersebut Wakapolda Sumut Brigjen Agus Andrianto, Unsur FKPD Sumut, Kabinda dan Ka BNNP Sumut, para pejabat TNI – Polri, para Kakanwil, Kapolres / Tabes dan Kepala Dinas Instansi, para pimpinan perusahaan pemerintah maupun swasta, Ketua Organda, Mitra Senkom Polri, Ketua Ormas, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda.

Kapolda Sumut Irjen Ryco Amelza Dahniel melalui Waka Polda Sumut Brigjen Agus Andrianto mengatakan, rapat koordinasi lintas sektoral tersebut dilaksanakan guna mengkoordinasikan dan memastikan kesiapan masing-masing instansi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sehubungan dengan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1438 H di wilayah Sumatera Utara.

“Saya menyambut baik rakor lintas sektoral ini karena melalui rakor ini kita tingkatkan sinergi Polda Sumut dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat untuk melaksanakan kegiatan pengamanan dalam rangka Idul Fitri 1438 H di wilayah provinsi Sumatera Utara,” katanya.

Disebukan, tujuan dari Rakor Lintas Sektoral adalah :

  1. Kesiapan kita bersama dalam menyambut dan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1438 H.
  2. Sharing informasi masing-masing instansi untuk pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1438 H.
  3. Membahas hal khusus yang menjadi perhatian dan memiliki potensi kerawanan untuk solusi penyelesaiannya secara komphersif melibatkan instansi terkait.
  4. Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dilaksanakan agar pelaksanaan “Operasi Ramadniya Toba-2017” dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1438 H (19 Juni s/d 04 Juli 2017) di wilayah Sumatera Utara berjalan aman, lancar dan terkendali.

Sasaran pengamanan adalah orang atau masyarakat yang melakukan kegiatan atau aktifitas rangkaian kegiatan Hari Raya Idul Fitri 1438 H atau memiliki resiko menjadi objek kejahatan, barang yang digunakan, dimiliki masyarakat selama perayaan Idul Fitri 1438 H, lokasi atau sentra giat masyarakat / wisata yang akan digunakan masyarakat dalam menikmati liburan bersama dalam merayakan Idul Fitri 1438 H, kegiatan keagamaan silaturahmi dan kegiatan masyarakat lainnya selama libur bersama Idul Fitri 1438 H tahun 2017.

Kerawanan dalam Pam Idul Fitri 1438 H agar diperhatikan tingginya potensi kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi diakibatkan oleh rendahnya disiplin berlalu lintas, meningkatnya aktivitas pengguna jalan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H, premanisme dan kriminalitas jalanan seperti calo, terminal / calo tiket / naiknya harga tiket diluar harga ketentuan, bajing loncat / curat, curas, jambret, meningkatnya jumlah titik kemacetan, pencurian di rumah / pemukiman yang ditinggal pemiliknya, cuaca ekstrim yang menyebabkan banjir, longsor, kelangkaan BBM, sembako dan pemadam listrik, konflik sosial yang bernuansa sara / intoleransi.

“Pimpinan berharap berbagai potensi kerawanan tersebut dapat diantisipasi oleh masing-masing instansi sesuai tupoksi dengan sebaik-baiknya,” kataya.

Selain itu, diharapkan Rakor Lintas Sektoral ini dapat menyatukan persepsi dan menyusun langkah-langkah konkrit untuk mensukseskan “Operasi Ramadniya Toba-2017”.

“Kriminalitas dan laka lantas dapat ditekan seminimal mungkin, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri 1438 H dengan lancar aman, nyaman dan kondusif,” harap jenderal bintang satu ini. (mri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *