Buruh Bangunan Dibunuh Tiga Pemuda Asal Nias

MEDAN (bareskrim.com) | Dedi Wiyono (36) warga Pasar VIII Dusun 5 Manunggal Kecamatan Labuhan Deli ditemukan tewas saat akan berangkat kerja, (7/8/2017), di Jalan Boxit Lingkungan I Kelurahan Kota Bangun Darat Kecamatan Medan Deli.

Dedi diduga meninggal karena kehabisan darah setelah tengkuk bagian belakang kepalanya dipukul pakai kayu dan lehernya ditikam senjata tajam (sajam) jenis pisau belati sebanyak 2 liang.

Terduga pelakunya diketahui adalah Sekawa Faoma (28) dan Pius Dachi (32) keduanya warga Pasar VIII Manunggal Kecamatan Labuhan Deli. Sedangkan satu tersangka lainnya, Doni Dachi (28) warga Sicanang Belawan berhasil kabur dan saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting kepada awak media menjelaskan, aksi pembunuhan tersebut bermotifkan dendam. Karena sehari sebelumnya, (6/8/2017), terjadi pertengkaran antara korban dengan tersangka Sekawa Faoma.

Dari pertengkaran itu, korban kemudian memukul tersangka. Singkat cerita, tersangka merasa tak senang dan memberitahukan perihal yang menimpanya itu kepada kedua temannya, Pius Dachi dan Doni Dachi.

“Ketiga tersangka, kemudian menyusun strategi untuk mencegat korban di lokasi yang sering dilalui korban. Keesokan harinya (Senin), ketiganya menunggu korban. Saat korban melintas mengendarai kereta Vixion warna putih BK 5442 AWI, ketiga pelaku langsung mengikutinya. Tersangka Doni Dachi memukul korban pakai kayu di bagian belakang kepala korban, tersangka Sekawa Faoma menikamkan sajam ke leher korban sebanyak 2 kali,” terang Rina.

Korban tewas tergeletak di pinggir jalan, sambung Rina, pertama kali ditemukan Marno (24), warga Pasar VI Helvetia, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli. Selanjutnya, Marno melaporkan kejadian itu kepada keluarga korban.

Sementara itu, personel Polres Pelabuhan Belawan yang mengetahui peristiwa itu langsung melakukan pengejaran dan pada pukul 09.15 WIB, kedua tersangka Sekawa Faoma dan Pius Dachi berhasil ditangkap usai dihajar oleh warga. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *