Polda Amankan 2 Kurir Pembawa 20 Kg Ganja

MEDAN (bareskrim.com) | Saat melakukan operasi preman, petugas Subdit III Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut berhasil mengamankan dua ‘kurir’ yang membawa 20 Kilogram daun ganja kering.

Kasubdit III Jahtanras Poldasu AKBP Faisal Napitupulu mengatakan bahwa tersangka yakni He (33) warga Dusun TGK Adam Teupin Siron, Gandapura, Bireun dan SB (30) warga Munasa Baroh, Peudada, Bireuen yang kedapatan menyimpan ganja kering 20 Kg di dalam kotak bungkus rokok ukuran besar.

Kemudian, dibungkus luarnya dituliskan bahwa jenis paket tersebut merupakan bahan pelumas jenis sepeda motor saat berada di loket Bus ALS Jalan Sisingamangaraja Medan, (24/9/2017).

“Dari pengakuannya, ganja 10 kg ini dari bandar di Lhokseumawe. Kami menangkapnya saat melakukan operasi preman,” kata Faisal di Gedung Ditreskrimum Polda Sumut, Senin (25/9/2017).

Pelaku He yang merupakan pelaut ini terpaksa menjadi kurir ganja karena keadaan ekonomi untuk menafkahi istri dan dua orang anaknya.

“Lagi gak kerja. Ini baru nyoba-nyoba. Semua karena faktor ekonomi. Susah hidup sekarang, apalagi uang saya bekerja jadi pelaut masih kurang buat membutuhi keluarga,” kata pria yang tangannya dalam kondisi terborgol.

Dikatakannya, ia serta rekannya, SB disuruh oleh bandar ganja di Lhokseumawe bernama Syahri. Dari Lhokseumawe, keduanya menumpangi transportasi ke Medan untuk selanjutnya berangkat ke Bukittinggi.

“Kami naik Simpati Star ke Medan. Lalu akan naik ALS ke Bukittinggi. Dijanjikan Rp 8 juta bagi dua orang. Baru terima Rp 1 juta. Disuruh antar gitu aja, habis itu disuruh pulang,” ucapnya.

Hal yang sama diutarakan SB, dia nekat menjadi kurir ganja karena tidak memiliki pekerjaan tetap. Namun, pengakuan ayah satu anak ini pun sangat menyesal, karena kenekatannya untuk membawa barang haram tersebut.

Atas perbuatannya, kedua pelaku akan dikenakan Pasal 112 dan 114 UU Narkoba No 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun penjara dan maksimal hukuman mati.(amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *