Medan Makin Semraut | Billbord Aja Bisa Tumpang Tindih

MEDAN (bareskrim.com) | Saat ini, penataan ruang keindahan kota Medan perlu dievaluasi. Dinas terkait seperti Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan mendapat ‘PR’ yang sangat berat dalam ‘menghiasnya’.

Seperti pemasangan billboard atau papan reklame di sejumlah titik Kota Medan. Ironisnya, pemasangannya tumpang tindih seakan membuat Kota Medan makin ‘jelek’ dipandang.

Bukan hanya itu, pengusaha Advertising yang memasang billboardnya pun dibuat pusing dengan terjadinya tumpang tindih pemasangan titik ‘lahannya’. Bahkan, ada billboard ukuran besar sampai menutupi sebuah videotron yang terpasang di depan Merdeka Walk sebagai ikonnya Kota Medan.

“Dia (pengusaha advertising) bertindak sesuka hati tanpa melihat situasi tata ruang di Kota Medan yang terkesan semakin semraut,” kata salah seorang Pejabat Publik yang enggan disebut namanya kepada awak media.

Salah satu yang membuat pandangan mata terganggu, munculnya billboard iklan yang tumpang tindih menampilkan Slogan dengan memajang foto pejabat Polri di Sumatera Utara (Sumut).

Kondisi ini berada di lampu merah Jalan Balaikota Medan persis di seberang Merdeka Walk. Warga Kota Medan terheran-heran dengan pemandangan semacam itu.

Warga Jalan Gaharu ketika diminta komentarnya mengatakan hal seperti tu harusnya tidak terjadi. Para pengusaha Advertising yang mengelola bisnis iklan dalam bentuk billboard harusnya saling kerjasama.

Ia sangat menyesali pihak advertising yang memajang foto pejabat Kepolisian Daerah Sumatera Utara dengan menutupi videotron milik advertising Sumo yang bekerjasama dengan Polretabes Medan.

“Pihak Pemko Medan seharusnya langsung turun tangan ketika melihat kejadian ini,” cetusnya. (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *