11 Perampok Truk Rokok Diringkus | 3 Pelakunya Diberi Hadiah Timah Panas

MEDAN (bareskrim.com) | Polda Sumut mengungkap kasus pencurian disertai kekerasan (curas/perampokan) truk bermuatan rokok dan sabun senilai Rp 2,6 miliar, Selasa (10/10/2017).

Sebanyak 11 tersangka dari 20 pelaku serta penadah ditangkap dari sejumlah tempat terpisah. Polisi masih terus mengembangkan kasus itu hingga ke luar Sumut. Tiga tersangka terpaksa ditembak karena melawan dan berusaha kabur ketika hendak ditangkap.

Wadir Reskrimum Polda Sumut, AKBP Maruli Siahaan didampingi Kasubdit
III/Jahtanras, AKBP Faisal Napitupulu menyebut, para pelaku beraksi menggunakan senjata air softgun di jalan lintas Medan-Aceh, tepatnya Desa Bukit Selamat, Besitang, Langkat, (11/9/2017).

“Sembilan pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Kami imbau segera
menyerahkan diri,” tegas Maruli.

Adapun 11 tersangka yang berhasil ditangkap, Muhammad Yusuf sebagai
pelaku utama, Jono alias Wakno, Afrizal alias April, Juliadi, Tody Novel, Irwansyah alias Iwan, Yusrizal, Zulkifli, Kariman Saragih, Wahyu Saputra dan Sangapta Ras Gurusinga alias Pak Ucok.

“Para pelaku saat beraksi sudah terorganisir. Mereka naik mobil membuntuti truk dan mempalangnya. Senjata air softgun ditodongkan ke
sopirnya, sedangkan pelaku lainnya membongkar muatan untuk dipindahkan ke mobil pelaku,” terang Maruli.

Kata dia, pelaku perampokan disertai kekerasan truk bermuatan rokok Gudang Garam, ternyata bukan hanya kali ini saja beraksi. Mereka mengaku sudah beraksi sebanyak tiga kali di sejumlah tempat.

Pelaku utama dalam kasus ini bernama Muhammad Yusuf alias Yusuf Tongkol tak segan-segan menodongkan pistol ke arah sopir truk saat beraksi.

“Mereka pernah beraksi di wilayah Tebingtinggi, Medan dan Langkat. Total hasil curiannya mencapai Rp 6,1 miliar,” sebut Maruli. Tiga pelaku utama kami hadiahi timah panas (ditembak). Yusuf Tongkol yang mendongkan pistol lalu melakban korbannya,” kata Maruli.

Atas perbuatannya, 11 pelaku disangkakan melanggar Pasal 365 Ayat (2) subsider 480 KUHPidana tentang perampokan dengan ancaman di atas lima tahun penjara. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *