Dua Personil Polres Aceh Tamiang Dipecat

ACEH TAMIANGĀ (bareskrim.com) | Kapolres Aceh Tamiang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Zulhir Destrian memberhentikan secara tidak hormat dua personilnya, Senin (13/11/2017), di lapangan Parama Satwika Polres setempat.

Dua personil yang diberhentikan secara tidak hormat karena terbukti telah melanggar pasal 14 Ayat (1) huruf (a) PP RI No 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri dan Pasal 7 Ayat (b) Perkap Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri.

“Dua personil yang dipecat tersebut, yakni Brigadir RG dan Briptu RM. Keduanya sebelum dipecat bertugas di Sat Sabraha Polres Aceh Tamiang,” kata Waka Polres Aceh Tamiang, Kompol Wahyudi Sabraha Kompol Wahyudi kepada awak media Berita Regulasi Sosial Kriminalitas (bareskrim.com).

Perwira Polri berpangkat melati satu kuning ini menjelaskan, dua personil tersebut diberhentikan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Aceh No Kep/214/IX/2017 tanggal 29 September 2017 tentang Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari dinas Polri.

Pada kesempatan tersebut, kata Kompol Wahyudi, selain memberhentikan dua personilnya, Kapolres juga memberikan reward kepada tiga personilnya karena telah berhasil menggagalkan peredaran narkotika dan mengungkap kasus sindikat pencurian sepeda motor.

“Tiga personil yang menerima reward, masing-masing Kabag Ops AKP Joko Kusumadinata karena berhasil menggagalkan peredaran narkotika sebanyak 46,87 gram, Kasat Reskrim Iptu Ferdian Chandra berhasil menangkap pelaku pencurian sepeda motor dan Kapolsek Bendahara Iptu Tavip Priawen karena berhasil mengungkap kasus sindikat pencurian sepeda motor,” ungkap Kompol Wahyudi. (evan/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *