Produk Ini yang Mengantarkan Kodim Aceh Timur Juarai Binter se-Indonesia

LANGSA (bareskrim.com) | Lomba Binter Nasional Tingkat Utama tahun 2017 telah berakhir. Kodim 0104/Aceh Timur berhasil bertengger sebagai Juara Umum dari 301 satuan teritorial tingkat Kodim se-Indonesia itu.

Ajang Lomba Pembinaan Teritorial (Binter) yang diselenggarakan dua tahun sekali itu ditutup oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono pada acara Apel Danrem Dandim terpusat yang digelar di Secapa AD Jalan Hegarmanah No 152 Bandung Jawa Barat, Senin (27/11/2017).

Selain kegiatan yang sudah merupakan Program Satuan, kegiatan Non Program juga sangat berpengaruh terhadap penilaian Lomba Binter yang diselenggarakan oleh Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) ini.

Semua Satuan Teritorial setingkat Kodim di seluruh Indonesia, dituntut untuk menciptakan Produk Unggulan yang hasilnya dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak, khususnya disepanjang wilayah binaan masing-masing.

Kodim 0104/Atim yang menjadi Jawara pada ajang ini tentunya telah melakukan banyak kegiatan Non Program yang manfaatnya sangat dirasakan oleh warga binaannya.

Disamping sinergitas yang terjalin dengan baik dengan unsur Pemerintahan Daerah (Pemda), Polri, Komunitas dan seluruh unsur terkait, Kodim 0104/Atim mengusung beberapa Produk Unggulan dalam membantu kesulitan rakyat disekelilingnya.

Pupuk berbahan dasar Keong adalah salah satu karya Babinsa Kodim 0104/Atim Serda Gazali dalam upaya meningkatkan hasil panen petani dengan biaya yang minim.

Keong yang tadinya merupakan hama dalam produksi padi menjadi beras, diolah sedemikian rupa sehingga bisa dimanfaatkan menjadi pupuk dengan beraneka ragam fungsi.

Dengan campuran bahan-bahan tradisonal yang murah dan mudah didapat, pupuk keong ini dapat dimanfaatkan sebagai cairan anti hama, penyubur tanaman, vitamin buah, vitamin ternak dan penumbuh tanaman Garu.

Atas penemuannya ini, Serda Gazali telah mendapatkan beberapa penghargaan dari Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Provinsi Aceh dan KSAD Jenderal TNI Mulyono pada tahun 2016 hingga 2017.

Selanjutnya, ada Emas Hitam atau Biochar. Kodim 0104/Aceh Timur telah menjalin kerjasama dengan Prof. DR. Ishenny untuk mengolah sampah yang tadinya merupakan limbah Rumah Tangga menjadi Karbon yang diberi nama “Emas Hitam” oleh Dandim 0104/Atim Letkol Inf Amril Haris Isya Siregar SE.

Melalui proses pembakaran menggunakan mesin Incinerator ciptaan Prof DR Ishenny, sampah dapat disulap menjadi karbon yang dapat meningkatkan unsur hara pada tanah sehingga tanah menjadi subur dan produksi tanam meningkat.

Selain itu, asap cair atau Liquid Smoke hasil dari pembakaran sampah dapat bermanfaat untuk membasmi hama pada tanaman dan diberi nama Bio Pestisida. Asap Cair juga bisa digunakan untuk menghemat Bahan Bakar Minyak (BBM) dan dikenal sebagai Bio Catalyst Fuel atau Biopro Fuel Saver (BTF).

Disamping itu, hasil pembakaran sampah dapat dijadikan sebagai Bata Karbon Ringan (Batakar) yang digunakan sebagai bahan material bangunan seperti dinding dan slab juga baik digunakan untuk concrete tebing gunung, jalan sungai maupun laut.

Dengan adanya Program Emas Hitam ini, tentunya membuka peluang usaha bagi masyarakat dan menjadi solusi dalam masalah kebersihan.
Kerjasama Kodim 0104/Atim yang terjalin dengan Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Langsa yang tergabung dalam Perhimpunan Orang Tua Asuh Penderita Thalasaemia Indonesia (POPTI) juga mempunyai andil besar pada penilaian Lomba Binter Nasional Tingkat Utama kali ini.

Dandim 0104/Atim menggaet Polri dan Instansi Pemerintahan di Tiga wilayah binaannya dalam membantu ketersediaan darah bagi para penderita Thalasaemia yang mengalami kelainan darah pada tubuhnya, sehingga mengharuskan para penderita melakukan transfusi darah setiap dua bulan sekali untuk kelangsungan hidupnya.

Dengan dibentuknya POPTI yang menetapkan sepuluh orang tua asuh membawahi satu penderita Thalasaemia, maka kebutuhan darah bagi si penderita diharapkan dapat tercukupi.

Di penghujung penilaian terdapat Listrik dari Pohon Kedondong Pagar. Adalah Naufal, siswa kelas satu SMA asal Kota Langsa ini berhasil menciptakan Listrik yang energinya berasal dari pohon kedondong pagar.

Melalui kerjasama antara Kodim 0104/Atim dengan Pertamina EP Rantau, Naufal dan Babinsa 17/Simpang Jernih sebagai pendamping berhasil mengembangkan Listrik Pohon di salah satu desa terpencil yang belum teraliri listrik di Desa Tampur Paloh kecamatan Simpang Jernih kabupaten Aceh Timur.

Untuk mengaliri listrik ke seluruh rumah penduduk, diperlukan banyak pohon kedondong pagar. Meskipun perlu waktu, Listrik Pohon dinilai mampu membantu mengatasi kesulitan masyarakat desa terpencil binaan Kodim 0104/Atim.

Semoga Kodim 0104/Atim dapat terus berkarya dan semakin bermanfaat bagi warga dan seluruh rakyat Indonesia. (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *