Jalan Nasional Agara Bertabur Lubang

KUTACANE (bareskrim.com) | Permasalahan infrastruktur di Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) belum sepenuhnya terselesaikan.

Hal ini terlihat di sejumlah ruas jalan nasional Kabupaten Agara yang masih banyak mengalami kerusakan, seperti kubangan kerbau dan terkesan jadi kolam ikan akibat pembiaran.

Kerusakan jalan ditemui di Ibukota Semadam, Suka Makkur, Lawe Beringin Gayo, Lawe Tua Suka Makmur dan sejumlah titik ruas jalan nasional lainnya.

Agus, salah seorang pengendara sepeda mtor, warga Kutacane kepada awak media Berita Regulasi Sosial Kriminalitas (bar bareskrim.com) mengaku, permasalahan jalan di Desa Suka Makmur dan sejumlah daerah lainnya di badan jalan sangat banyak terdapat lubang. “Apalagi di ibukota simpang Semadam, air tergenang di badan jalan sudah seperti kubangan kerbau atau bisa dijadikan kolam ikan,” cetusnya.

Terkait hal ini, Bupati LIRA M Saleh Selian mengatakan, kerusakan jalan ini sudah sangat lama dan terkesan kurang pengawasan dari pihak dinas terkait terhadap kinerja rekanan yang memenangkan tender proyek perbaikan jalan nasional tersebut yang mencapai Rp 2,8 miliar.

“Dana besar, tapi jalan bertaburan lubang,” ujar Bupati Lumbung Informasi Rakyar (LIRA) Aceh Tenggar, M Saleh Selian, (2/12/2017).

Lanjutnya, jalan itu pernah dipacing, tapi asal-asalan sudah dikerjakan, buktinya sudah banyak yang kembali rusak. Selain itu, saluran parit tersumbat di sejumlah titik yang menjadi tanggung jawab mereka dari batas Gayo Lues hingga batas Aceh Tenggara dan Sumatera Utara.

LIRA Agara meminta kepada Kejati Aceh usut dana pemeliharaan Jalan Nasional tersebut, karena melihat kondisi jalan masih bertaburan lubang. (ijal/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *