Perairan Manyak Payed Telan Korban Jiwa Seorang Nelayan

ACEH TAMIANG (bareskrim.com) | Perairan Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang menelan korban jiwa. Boat Nelayan Teratai dikabarkan tenggelam, 30 November 2017.

Diketahui korban yang meninggal tenggelam bernama Jamuluddi bin Ishak (27) seorang nelayan warga Dusun Damai Desa Ujung Tanjung Kecamatan Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang.

Dari info yang didapat awak media Berita Regulasi Sosial Kriminalitas (bareskrim.com) di Satgas SAR Aceh Tamiang menyebutkan, saat itu 24 November 2017, korban bersama ke 4 temannya berangkat melaut menggunakan bot nelayan 7GT (Teratai).

Saat melaut 2 orang dari temannya sakit dan mabuk laut, sehingga 27 November 2017 ke 2 temannya itu memutuskan untuk kembali pulang. Adalah Muhazar dan Ihsan Nabawi dengan menumpang boat lain (Tunas Muda Putra), sedangkan korban beserta 2 teman lainnya tetap melanjutkan melaut mencari ikan.

Akibat cuaca yang ekstrim di laut, boat yang mereka tumpangi dihantam ombak besar sehingga pecah. Para nelayan itu pun dikabarkan terombang ambing di laut.

Menurut Syaiful, Kepala Satgas SAR Aceh Tamiang dari keterangan korban selamat Azis Saputra (21) warga Dusun Darul Aman Desa Masjid dan Rio Afkar (16) warga Dusun Cuti Hawa Desa Simpang Lhee Kecamatan Manyak Payed.

“Mereka sempat bergelantungan dilemari es dan dibantu oleh boat nelayan lain tapi korban tetap berusaha berenang,” katanya, 2 November 2017.

Saat ini, kedua Korban selamat sudah pulang ke rumah mereka masing – masing sedang korban yang belum ditemukan sampai saat ini masih dilakukan pencarian oleh Satgas SAR dan dibantu oleh personil Basarnas Pos SAR Langsa sampai batas waktu yang belum ditentukan. (ds/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *