Wakapolda Sumut Hadiri Haul Guru ke 15 Pesantren Jabal Qubis

MEDAN (bareskrim.com) | Wakapolda Sumut, Brigjen Agus Andrianto hadiri kegiatan Haul Guru ke 15 pendiri Pesantren Parsulukan Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qubis jalan Medan – Lubuk Pakam Km 18,5 Gang Wakaf Kabupaten Deliserdang, Minggu (03/12/2017).

Wakapolda Sumut didampingi Direktur Intel, Dansat Brimob, Direktur Binmas dan Kabid Keuangan Polda Sumut menghadiri kegiatan Haul Guru ke 15 Saidi Syekh H.A.D Syarif Alam bertempat di Pesantren Parsulukan Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qubis

Turut hadir dalam kegiatan ini Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi sekaligus sebagai ketua panitia Haul ke 15 dan para jamaah pesantren parsulukan Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qubis.

Kegiatan Haul Guru ke 15 ini bermakna dan sangat penting bagi umat Islam, generasi muda khususnya bagi seluruh jamaah di Pesantren Parsulukan Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qubis untuk memperingati berpulangnya pendiri pesantren tepatnya pada 14 tahun yang lalu (3 Oktober 2003).

Selain itu, pelaksanaan Haul Guru ini juga sebagai wadah bersilaturahmi kepada seluruh jamaah sekaligus menambah keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

Dalam kegiatan Haul Guru ke 15 pendiri Pesantren Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qubis di awali dengan pembacaan Ayat Suci Alquran kemudian dilanjutkan laporan panitia Haul Guru ke 15. Selanjutnya pembacaan secara singkat sejarah Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qubis.

Wakapolda Sumut, Brigjen Agus Andrianto yang menyampaikan terimakasih atas undangan dan mohon maaf kepada para hadirin karena Kapolda Sumut saat ini tidak dapat hadir dan memberikan kata sambutan pada Haul Guru ke 15 ini.

Wakapolda Sumut menyampaikan sangat menyambut baik kegiatan ini karena dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT sekaligus sebagai wadah untuk bersilaturahmi bagi kita semua warga seagama dan se tanah air.

“Saya ucapkam terimakasih kepada seluruh panitia yang sudah bekerja keras hingga terselenggaranya kegiatan Haul Guru ke 15 ini,” ucap Wakapolda Sumut.

Dia juga mengatakan, Tuan Guru yang pertama mengembangkan Thariqat Naqsyabandiyah Jabal Qubis untuk membimbing umat Islam mensucikan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT agar mempunyai budi pekerti dan akhlak yang baik dalam hidup serta dapat membentengi dan menahan diri dari hal negatif dan pelanggaran hukum, seperti penyalahgunaan Narkoba, curas, curanmor, curat, penistaan agama, hujatan kebencian, adu domba dan menimbulkan intoleransi kepada umat beragama baik melalui media sosial maupun secara langsung.

“Karena apabila terjadi dapat mengganggu keamanan dan ketertiban yang mempengaruhi terhambatnya kegiatan sehari-hari,” katanya.

Wakapolda Sumut berharap, agar dapat berperan aktif dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif, menjaga dan memelihara kerukunan umat beragama dan etnis di rumah besar kita Sumatera Utara ini.

Apabila melihat bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat segera hubungi Polsek terdekat dan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur yang berlaku. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *