Polda Tembak Mati Tersangka Sindikat Narkotika Internasional

Dua Oknum Polisi Terlibat

MEDAN (bareskrim.com) | Ditresnarkoba Polda Sumut kembali berhasil mengungkap sindikat narkotika Internasional jaringan Malaysia. Dalam operasi kali ini, petugas mengamankan 38 Kilogram sabu.

Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw didampingi sejumlah pejabat utama saat ditemui sejumlah awak media di gedung Ditresnarkoba Polda Sumut mengatakan, keberhasilan pihak Kepolisian mengungkap sindikat narkotika tidak lepas dari adanya informasi tentang jaringan sindikat Internasional yang akan mengedarkan narkotika golongan I jenis sabu di wilayah hukum Polda Sumut.

“Kemudian dilakukan penyelidikan secara intensif terhadap informasi tersebut selama 3 minggu, setelah itu Direktur Ditresnarkoba Polda Sumut Kombes Hendri Marpaung beserta personel Resnarkoba Polda Sumut untuk dapat memprofiling jaringan tersebut,” ujarnya, Rabu (6/12/2017).

Lanjut Kapolda, bahwa penangkapan pertama dilakukan Sabu (25/11/2017). Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sumut beserta anggota melakukan penangkapan terhadap seorang pelaku tindak pidana narkoba Mudawali (31) warga Marindal I Gang Madrasah Desa Marindal I Kecamatan Patumbak Deliserdang, di TKP jalan lintas Medan – Banda Aceh Desa Batu Lenggang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumut tepatnya di depan warung internet (warnet).

“Dari pelaku, barang bukti berupa 6 (enam) bungkus plastik berwarna hijau bertuliskan Guan Yin Wang diduga berisi narkotika golongan I jenis sabu dengan berat masing-masing seberat 1 (satu) Kg dengan total keseluruhan seberat 6 (enam) Kg, setelah diintrogasi dilakukan pengembangan tentang adanya tempat penyimpanan sabu yang berada di Medan,” katanya.

Penangkapan kedua, (28/11/2017), berdasarkan informasi tersebut dilakukan penyelidikan terhadap gudang dari jaringan tersebut oleh anggota Ditresnarkoba Polda Sumut dan berhasil menangkap satu orang tersangka lagi yakni Paujari (45) warga Jalan Pasar I Lk VII Kecamatan Medan Marelan.

“Tersangka ditangkap dikediamannya dengan barang bukti berupa 6 (enam) kotak yang dibungkus koran dengan merk Qin Shan masing-masing seberat 1 Kg dengan total keseluruhan seberat 6 Kg, setelah di introgasi dan dilakukan pengembangan ke Desa Sampali tersangka Paujari mencoba melarikan diri dilakukan tindakan melumpuhkan dengan menembak kaki sebelah kanan sehingga tersungkur dan tersangka dibawa ke RS Bhayangkara untuk diobati dan diamankan di Kantor Ditresnarkoba Polda Sumut,” sebutnya.

Hasil dari introgasi terhadap kedua tersangka dilakukan pengembangan dan mendapat informasi adanya pengiriman narkotika golongan I jenis sabu dari Tanjungbalai menuju Medan.

Penangkapan ketiga, (03/12/2017), didapat informasi jaringan tersebut akan menjemput barang yang diduga narkotika golongan I jenis sabu di daerah Jalan Turi Medan. Sekira pukul 11.00 WIB di bawah pimpinan Direktur Ditresnarkoba Polda Sumut Kombes Hendri Marpaung bersama anggota Resnarkoba Polda Sumut melakukan pembuntutan terhadap pelaku yang menjemput sabu di daerah Jalan Turi Medan dengan mengendarai mobil dan dilakukan pengejaran terhadap pelaku sampai di Jalan Gaperta Ujung, Helvetia Medan, dan pelaku berhasil diberhentikan dan ditangkap.

“Kemudian setelah dilakukan penggeledahan ditemukan 1 tas yang berisikan diduga sabu sebanyak 15 bungkus yang dikemas dengan bungkus teh warna kuning bertuliskan Guan Yin Wang dengan berat masing-masing seberat 1 Kg dengan total keseluruhan seberat 15 Kg dan menangkap 2 orang pelaku yakni Conary Pernando Sitorus alias Aguan (46) warga Jalan Sunggal No 75 Kecamatan Medan Sunggal, dan Gema Sitorus (56), warga Desa Suka Maju Indah, Kecamatan Sunggal,” ujarnya.

Setelah di introgasi kedua tersangka menjelaskan bahwa sabu berasal dari Koro, petugas melakukan pengejaran terhadap pelaku yang menggendarai mobil Kijang Krista warna hitam dimana para pelaku menabrakan kendaraannya ke kendaraan petugas.

Untuk menghentikan para pelaku di depan lapangan bola yang menuju daerah Namorambe dan para pelaku akhirnya ditangkap dan menyerahkan barang tersebut. Adapun para pelaku yakni Mhd Diani Sitorus alias Dani alias Koro (40), warga Jalan Teluk Nibung, Desa Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Kodya Tanjungbalai, Riawan alias Athong (34) warga Jalan Ringroad / Jalan Gagak Hitam No 9 A, Kecamatan Sunggal, AKP Basar Siregar (44), warga Jalan Duria Kompleks Royal Duria No. 2 A, Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan dan Bripda Mhd Yogi Maulana Sitompul (22), warga Jalan Kampung Jawa Gang Ule, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.

“Setelah para pelaku di introgasi petugas melakukan pengembangan lagi dan dari hasil pengembangan ditangkap dua orang kurir yakni Arif Aribody (28), warga Tanjung Baru Pasar IX, Jalan Bakaran Batu Dusun II , Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, kurir yang memesan sabu seberat 2 Kg dan Jonny (45), warga jalan Titipapan Simpang Dobi Gang Nuri, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli yakni Kurir yang memesan sabu seberat 3 Kg,” ujarnya.

Setelah dilakukan introgasi sabu seberat 3 Kg dibawa ke daerah Helvetia Medan dan dilakukan pengembangan dengan membawa tersangka Mhd. Dani Sitorus alias Dani alias Koro yang mengetahui lokasi 3 Kg sabu yang diselundupkan.

“Pada saat turun dari mobil tersangka Dani alias Koro berupaya melawan petugas sehingga dilakukan tindak tegas dan terukur yang menyebabkan tersangka meninggal dunia,” ungkapnya.

Penangkapan keempat yakni (4/12/2017), yang dipimpin oleh Kasubdit II Ditresnarkoba dan anggota melakukan penyelidikan ke Titibaru Desa Bakung, Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat dan dilakukan penangkapan terhadap tiga orang pelaku yakni M Aman Sapuan (22), Ahmad Zulvi (40) dan Alfa Chandra (35), ketiganya warga Desa Pekuburan, Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat.

“Dari tangan pelaku didapat barang bukti seberat 1 Kg sabu, dan pada saat dilakukan pengembangan, tersangka M. Aman Sapuan berupaya melarikan diri sehingga petugas melakukan tindakan tegas untuk melumpuhkan dengan menembak kaki tersangka,” ujarnya.

Dari hasil introgasi terhadap pelaku kembali dilakukan pengembangan, tepatnya (5/12/2017), dipimpin oleh Direktur Ditresnarkoba Polda Sumut, Wadir dan beserta anggota melakukan penangkapan di Jalan Putri Hijau Medan di depan Merdeka Walk terhadap satu orang pelaku yakni Suryono (44), warga Jalan Perjuangan Gang Tunggal No 19, Kecamatan Medan Perjuangan dan disita barang bukti 1 karung berisikan narkotika jenis sabu seberat 10 bungkus dengan berat 10 Kg dan 1 unit mobil Avanza warna hitam BK 1674 KD.

“Sewaktu di introgasi tersangka Suryono berupaya melarikan diri sehingga petugas melakukan tindakan tegas untuk melumpuhkan dengan menembak kaki tersangka,” ucapnya.

Dari Pengungkapan kasus tindak pidana narkotika jenis sabu seberat 28 Kg jaringan sindikat Internasional Malaysia – Indonesia, khususnya Provinsi Sumatera Utara telah dilakukan lima kali pengungkapan kasus yang dimulai dari tanggal 25 Nopember 2017 s/d hari Selasa tanggal 05 Desember 2017 dengan barang bukti seberat 38 Kg dan jumlah tersangka sebanyak 14 orang yang terdiri dari 3 orang dilakukan tindakan tegas untuk melumpuhkan dengan menembak kaki, 1 orang pelaku dilakukan tindakan tegas terukur (meninggal dunia) dan 2 orang oknum Polri.

Seluruh tersangka merupakan sindikat Internasional yang dikendalikan oleh bandar dari Malaysia yakni Polytron. Polisi akan terus melakukan penyelidikan dan penyidikan lanjut terhadap para pengendali jaringan Internasional yang berada di Malaysia.

Barang bukti yang diamankan selain sabu seberat 38 Kg, 2 unit mobil Kijang Krista warna hitam, Avanza warna hitam BK 1674 KD dan Pasal yang dilanggar Pasal 114 Ayat (2) Subs. Pasal 112 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun atau pidana mati, pidana seumur hidup dan denda paling sedikit Rp 1.000.000.000 dan paling banyak Rp 10.000.000.000. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *