Lapor!!! Ada 3 Kasus Korupsi Aceh Tenggara ‘Dipetieskan’

KUTACANE (bareskrim.com) | Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lembaga Bersatu Aceh Tenggara (ALB Agara) melakukan aksi demo di depan kantor Kajari Aceh Tenggara, Selasa (19/12/2017).

Aksi ini merupakan kelajutan dari unjukrasa sebelumnya yang dilakukan pada 9 Desember, memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia.

Dalam orasinya, massa meminta Kejaksaan Negeri untuk segera mengusut 3 kasus dugaan Korupsi di pemerintahan Aceh Tenggara yang diduga di’peti-es’kan.

Seperti dugaan korupsi di Sektariat Dewan DPRK Aceh Tenggara terkait dana bantuan hukum mantan Bupati Aceh Tenggara (Agara) dan kasus GenRe Kit BKKBN Agara.

Aksi ini sempat membuat suasana menjadi tengang, dikarenakan Kepala Kejaksaan setempat tidak mau menjumpai para pendemo, yang sudah berorasi selama dua jam di kantor tersebut.

Sorak copot Kajari pun mengumandang dari pendemo. “Turunkan Kajari, karena dinilai tidak bisa menindak kasus korupsi yang ada di Aceh Tenggara,” sorak mahasiswa dalam orasinya.

Namun suasana tersebut dapat dinormalkan kembali saat Kapolres Aceh Tenggara AKBP Gugun Hardi Gunawan, datang menjumpai pendemo.

Sementara perwakilan Divisi Lembaga, Muhammad Faisal menegaskan, akan mendesak pihak Kajari, untuk segera menindak tegas para koruptor yang ada di Aceh Tenggara.

“Jangan pandang bulu status dan jabatan. Kasus yang telah dilaporkan masyarakat maupun Lembaga Anti Korupsi,harus secepatnya di selesaikan,” ucapnya.

Sementara Kajari Fitrahh, yang akhirnya menjumpai pendemo mengatakan, akan menindak secepat nya kasus korupsi yang ada di Aceh Tenggara. (ijal/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *