Pentas Seni Rakyat dan Budaya Kabupaten Aceh Tamiang

ACEH TAMIANG (bareskrim.com) | Pagelaran Pentas Seni Rakyat dan Budaya Kabupaten Aceh Tamiang berlangsung meriah, di lapangan Kecamatan Karang Baru, (18/12/2017).

Acara dihiasi dengan pengajian ayat ayat suci Al Quran untuk mengambil keberkahan atas kelangsungannya kegiatan Pentas Seni Rakyat dan Budaya dan lanjuti dengan menyanyikan lagu Indonesia raya yang diikuti oleh semua para hadirin juga para undangan.

Ketua panitia yang juga Kepala Bidang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang, Drs Mukhlis melaporkan, kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab dan juga merupakan sumbangsih dan kontribusi Dinas Pendidikan.

“Kegiatan diisi dengan tarian adat, kuliner masakan khas tamiang, kegiatan ini bersumber dana dari APBK tahun 2017,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang Nora Indah Nita SE menyampaikan, tujuan kegiatan ini adalah untuk melestarikan pengembangan destinasi budaya bahkan pariwisata daerah Kabupaten Aceh Tamiang serta meningkatkan partisipasi dan motivasi masyarakat, organisasi dan komunitas seni.

Namun yang terpenting sebagai wadah para pelaku seni aceh tamiang untuk bebas berkarya memiliki identitas atau ciri khas tersendiri melalui sejarah masing masing.

Lebih lanjut Nora menambahkan, kegiatan ini juga untuk mengembangkan dan menjaga seni budaya daerah yang bernilai luhur terus berkembang, lestari, tahan terhadap terpaan globalisasi dan juga sebagai warisan bagi generasi kita selanjutnya, agar tidak melupakan akar kebudayaan kita sendiri.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang, Ikhwanudin menyampaikan, kegiatan pentas seni rakyat dan budaya merupakan even budaya yang mampu memotivasi budayawan dan seniman, melalui aktivitas untuk menjadikan budaya sebagai marwah dari setiap prilaku kehidupan khususnya masyarakat Aceh Tamiang.

Berbagai kegiatan ikut memeriahkan pentas seni dan budaya kali ini, seperti seni pantun Rampai Tamiang, tari-tarian adat dan dihidangkan juga berbagai macam kuliner masakan dan makanan khas Aceh Tamiang. (wdm/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *