Rektor UNPRI Resmikan Sanggar Sastra Lentera Cakrawala

MEDAN (bareskrim.com) | Rektor Universitas Prima Indonesia (UNPRI), Dr Chrismis Novalinda Ginting meresmikan Sanggar Sastra Lentera Cakrawala.

Chrismis menyampaikan, Output Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNPRI, tidak hanya menjadi guru Bahasa Indonesia saja. Namun mereka juga bisa menjadi pegiat seni teater yang profesional.

Chrismis juga menyampaikan rasa apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam pementasan drama yang digelar di gedung Taman Budaya Sumatera Utara. Pementasan Drama Sang Saka Merah Putih, kata Chrismis, perdana digelar oleh Sanggar Sastra Lentera Cakrawala.

Selain Rektor UNPRI, turut hadir Jajaran fungsionaris UNPRI yakni Dekan dan Wakil Dekan I FKIP, Dian Syahfitri SS MHum dan Dr Petrus Purwanto MPd, Kaprodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Sri Dinanta Ginting SPd MPd serta Pembina Sanggar Sastra Lentera Cakrawala, Dani Sukma Agus Setiawan SPd MPd.

Melalui pementasan drama ini, Sanggar Sastra Lentera Cakrawala berupaya untuk mengenalkan sastra kepada mahasiswa, terutama mahasiswa UNPRI. Selain menawarkan konsep nasionalisme pementasan Sang Saka Merah Putih juga menawarkan unsur lokalitas Batak.

Sutradara Sang Saka Merah Putih, Cahya Hendrina menghadirkan semangat nasionalisme dalam tokoh Hotma, seorang siswa SMA dari keluarga miskin yang berjuang untuk menjadi pasukan pengibar bendera. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, akhirnya Hotma terpilih. Namun Tuhan mengujinya dengan musibah. Hotma mengalami kecelakaan yang membuatnya lumpuh. Hanya saja, selaku gadis keturunan Batak, Ia pantang menyerah.

Dengan gagah berani menuntut haknya sebagai warga negara dalam mengisi kemerdekaan bangsa dengan menyatakan bahwa Jendral Sudirman saja tetap berjuang merebut kemerdekaan meski harus ditandu. Maka, meski harus merangkak sekalipun Hotma akan mengibarkan Sang Saka Merah Putih sebagai wujud kecintaannya pada bangsa Indonesia.
Perjuangannya tak sia-sia, akhirnya tepat pada upacara kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, Hotma berhasil mengibarkan bendera merah putih dengan bantuan kursi roda yang didorong langsung oleh menteri pendidikan.

Sementara itu, pembina sanggar Dani Sukma Agus Setiawan SPd MPd mengemukakan rasa haru dan bangga, dengan hadirnya penonton yang begitu banyak. Hal ini, kata Dani, membuktikan pementasan Sang Saka Merah Putih disambut dengan antusias.

Dekan FKIP UNPRI Dian Syahfitri berharap, agar Sanggar Sastra Lentera Cakrawala dapat menjadi salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa yang bernaung dalam UNPRI Kreatif, sehingga dapat melaksanakan kegiatan pementasan secara berkesimambungan.

Di tempat terpisah, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn kepada wartawan menyatakan sangat mengapresiasi inisiatif ini, dan berharap dengan hadirnya Sanggar Sastra Lentera Cakrawala, akan turut mendukung pembangunan bangsa melalui sastra dan budaya.

Tommy berharap, Sanggar Sastra Lentera Cakrawala tersebut dapat terus berinovasi dalam melestarikan dan mengembangkan sastra dan budaya Indonesia. (rel/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *