Polsek Patumbak Bekuk Pencuri Tabung Gas

MEDAN (bareskrim.com) | Personel Reskrim Polsek Patumbak meringkus seorang tersangka sepesialis pelaku pencurian tabung gas yang kerap beraksi di beberapa lokasi di wilayah hukum Polsek Patumbak.

Tersangka yang merupakan masuk daftar pencarian orang (DPO) Polisi itu diamankan setelah rekannya saat beraksi tertangkap beberapa waktu lalu.
Informasi diperoleh awak media di Mapolsek Patumbak, Kamis (28/12/2017), DPO sepesialis pelaku pencurian tabung gas yang berhasil dibekuk petugas itu diketahui adalah Julianto Nius Manurung alias Mega (32) warga Jalan Jati II, Pasar Merah Medan Kota yang kesehariannya berprofesi sebagai supir.

Kapolsek Patumbak Kompol Yasir Ahmadi melalui Kanit Reskrim Iptu Ainul Yakin, Kamis menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka yang sebelumnya sudah di DPO dilakukan berdasarkan LP/XII/2017/SU/Polrestabes Medan/Sek Patumbak, tanggal 22 Desember 2017.

Dijelaskannya, tersangka berhasil diamankan pihaknya dari sebuah rumah kos di kawasan Jalan Jati II Medan Kota, (27/12/2017), setelah mendapatkan informasi keberadaannya yang telah di DPO atas kasus pencurian 4 buah tabung gas di ruko milik korban Suwarno (40) di Jalan Sisingamangaraja Km 4,5 No 359 Kelurahan Sitirejo III, Medan Amplas pada, (22/12/2017).

“Tersangka JNM alias Mega yang kita DPO ini berhasil ditangkap setelah rekannya yang berinisial FM (Frengki Manalu) dalam aksi pencurian 4 tabung gas di ruko milik korban di kawasan Jalan Sisingamangaraja Medan pada (22/12/2017), itu lebih dahulu tertangkap. Dalam aksinya para tersangka ini membobol pintu ruko milik korban dengan linggis setelah melompati pagar,” ungkap Yaqin.

Lebih jauh diungkapkan Yaqin, berdasarkan hasil penyidikan sementara pihaknya terhadap kedua tersangka diketahui bahwa aksi serupa sudah berulang kali dilakukan keduanya di sejumlah lokasi yang merupakan ruko maupun rumah tinggal warga dengan target mencuri tabung gas.

Beberapa aksi pencurian serupa dilakukan kedua tersangka yang berhasil didalami petugas diantaranya adalah pencurian di rumah tinggal/kediaman di kawasan Jalan Aksara pada tanggal 12 Desember 2017 lalu, pencurian di rumah tinggal/kediaman di kawasan Jalan Medan Area pada Tanggal 20 Desember 2017 lalu.

Selanjutnya, pencurian di rumah tinggal/kediaman di Jalan Bromo pada tanggal 25 November 2017, pencurian di rumah tinggal/kediaman di kawasan Jalan Amaliun Medan pada Oktober 2017 lalu dan pencurian di rumah tinggal/kediaman di kawasan Padang Bulan Medan pada Oktober 2017 lalu.

Berkaitan penangkapan kedua tersangka spesialis pencuri tabung gas itu, Ainul Yaqin menambahkan, pihaknya masih terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap lebih jauh sindikat jaringan yang memiliki hubungan dengan kedua tersangka maupun dugaan motif lain menyangkut penyalahgunaan tabung gas elpiji 3 Kg.

“Kasusnya masih terus kita dalami lebih jauh, kedua tersangka yang sudah diamankan sementara terancam dijerat Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan hukuman kurungan diatas 5 tahun penjara,” pungkasnya. (amri/B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *